Kadin Suntik Modal Pengusaha Ikan di Maluku


MAKASSAR- Permodalan Palapa Berdikari yang didirikan oleh Kadin akan menyeleksi usaha-usaha kecil potensial di wilayah Maluku dengan standar-standar tertentu untuk diberi suntikan modal usaha.

Selanjutnya usahawan-usahawan tersebut juga akan mendapat pendampingan guna mengembangkan bisnis yang telah dirintis hingga layak mendapatkan pinjaman dari perbankan (bankable) dan berkualifikasi ekspor.

Rosan Perkasa Roeslani, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial menjelaskan, banyak potensi lokal yang dapat dikembangkan oleh enterpreneur-enterpreneur baru di Maluku. Namun, saat ini banyak di antara mereka mengalami kesulitan dalam pemodalan melalui jalur perbankan dan lembaga keuangan lain karena dinilai tidak bankable.
“Untuk itulah mereka perlu dibantu melalui skema pemodalan lain agar usaha mereka dapat berkembang,”papar Rosan, beberapa waktu lalu, di Ambon.

Menurut dia, koridor Kepulauan Maluku memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, namun di sisi lain terdapat beberapa masalah yang harus menjadi perhatian untuk mendorong perekonomian di koridor ini. Potensi perikanan Maluku ada di Laut Banda, Laut Seram dan Laut Arafura, ketiga lokasi potensial itu disebut golden fishing ground.

“Akan lebih baik lagi jika produksi perikanan tangkap maupun perikanan budidaya bisa ditingkatkan nilai tambahnya melalui produk olahan dan tidak sebatas menyuplai kebutuhan ikan mentah,” sambung Rosan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Semi Lakalai, SE, mengungkapkan pentingnya bantuan modal bagi para pelaku usaha di provinsi ini. Menurutnya, melalui bantuan modal, Maluku tidak hanya dikenal sebagai penyumbang bagi pendapatan nasional dari sisi kekayaan alam, tetapi juga melalui produk bahan baku dan bahan jadi yang dikembangkan dunia usaha.

“Jadi, Maluku tidak hanya berkontribusi karena kekayaan laut yang sangat besar, tetapi juga melalui pengusaha-pengusaha lokal yang bisa berbicara banyak secara nasional melalui kegiatan ekspor,” ujarnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku juga mendorong tumbuhnya motivasi masyarakat untuk berwirausaha. Kegiatan aktivasi ini diharapkan dapat mengangkat potensi Maluku menjadi produk primadona dan berorientasi ekspor melalui diversifikasi produk dan pemanfaatan teknologi kreatif.

“Jangan sampai kita hanya sekadar dilihat sebagai pasar atau pembeli potensial. Kita juga perlu menghasilkan produk dan memasarkan ke luar,” kata Semi. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s