Satu Kelompok Abubu Tewas, 2 Luka Bacok


JAKARTA- Satu orang dari kelompok Abubu yang terlibat bentrok dengan kelompok Akon di Ciracas, Jakarta Timur, tewas. Sedangkan dua dari kelompok Akon mengalami luka bacok langsung dilarikan ke rumah sakit.

Korban yang tewas bernama Yondi Tahapari (27). Sedangkan yang luka
Johan Y Wattimena (45) dan Bernard Huka (37).

Seperti diberitakan, tawuran antar kelompok pecah di Jalan Tanah Merdeka 2, RT 1 RW 6, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu malam, 11 November 2015.

Tawuran ini melibatkan dua kelompok Ambon. Kejadian bermula saat kelompok Akon mendatangi rumah kontrakan kelompok Abubu di kontrakan yang beralamat Tanah Merdeka tersebut.

“Tawuran dua kelompok Ambon, awalnya kelompok Akon yang nyerang ke kontrakan kelompok Abubu sekira pukul 22.00 WIB,” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim), Kompol Husaimah, saat dikonfirmasi, Kamis, 12 November 2015

Husaimah menambahkan, kelompok Akon yang menyerang berjumlah tiga orang. Mereka membawa sejumlah senjata tajam. Namun, upaya tersebut mendapat perlawan dari kelompok Abubu dan membuat Yondi Tahapari (27) dari kelompok Akon tewas di lokasi.

“Kelompok Abubu melawan, akhirnya ada tiga korban. Dua dari kelompok Akon dan satu dari Abubu, salah satunya Yondi yang luka bacok di leher, punggung kiri dan pelipis kiri dia langsung tewas di lokasi,” kata Husaimah.

Yondi tewas dengan luka bacok di bagian leher depan, punggung kiri dan pelipis kiri. Selain Yondi yang tewas, tawuran ini juga mengakibatkan Johan Y Watimena (45) mengalami luka bacok punggung sebelah kiri dan pundak sebelah kanan.

Ini Dalang Kericuhan Hebat di Kawasan Elite Menteng. Sementara dari kelompok Abubu, Bernad Huka (37) menderita luka tusuk pada paha dan lengan kanan.

“Korban tewas dari kelompok Akon satu orang orang. Sedangkan dua korban yang juga luka bacok langsung dilarikan ke RS,” ujar Husaimah.

Dari perkelahian antar dua kelompok ambon ini, pihak kepolisian menyita lima buah senjata tajam yang terdiri dari tiga bilah golok dan dua bilah parang. Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif terjadinya perkelahian tersebut. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s