Penambang Gunung Botak Demo di Namlea?


Di tengah upaya pengosongan Gunung Botak, tadi malam, beredar kabar akan ada aksi demo di kota Namlea, ibukota Kabupaten Buru. Kabar yang beredar di kalangan jurnalis menyebut, aksi demo akan dilakukan pagi ini.

Salah satu jurnalis senior Abdul Rasyid Ohorella di laman facebook kepada Hamdi Jempot, salah satu wartawan TV mengatakan, dirinya sudah turun dari Gunung Botak, sekitar pukul 21.00 WIT. Sedangkan masih banyak wartawan yang berada di Gunung Botak meliput pembakaran tenda-tenda para penambang.

Menurut Lily, begitu jurnalis senior itu biasa disapa, dia turun lebih cepat ke Namlea karena mengantisipasi liputan aksi demo yang akan dilakukan di Kota Namlea. Kabar yang beredar aksi akan digerakkan salah satu pengusaha tromol asal Maluku Utara yang selama ini beraktivitas di Gunung Botak.

“Dy, beta tadi turun jam sembilan malam dari gb dan sdh di 6lea. Yg lain bertahan di GB saksikan lanjutan pembakaran tenda biru. Beta balik stasioner karena antisipasi gerakan demo dlm kota esok pagi ,” tulis Lily di akun facebook Hamdi Jempot.

Kemungkinan aksi demo ini, memang belum bisa dikonfirmasi. Namun, suasana emosional para penambang Gunung Botak sedang tinggi. Buktinya, kemarin, sejumlah aparat keamanan sempat bersitegang dengan sejumlah penambang yang ngotot ingin tetap berada di Gunung Botak.

Bahkan 13 November lalu, Dandim 1506 Namlea sempat bersikap tegas saat berhadapan dengan sejumlah penambang. Pipi salah satu penambang sampai sempat di kenai tongkat komando Dandim lantaran ngotot.

Sementara itu, dukungan untuk mengosongkan Gunung Botak datang dari berbagai komponen masyarakat. Di berbagai media sosial mereka mendukung sikap tegas aparat keamanan kepada para penambang.

Eksan Alkatiri misalnya mengomentari foto kemarahan Dandim 1506 mengatakan aparat harus tegas. jangan kalah sama preman/penambang ilegal.. Kerusakan lingkungan dan hubungan sosial antar masyarakat teramat parah…

Hal senada dikemukakan Fadhli Latuconsina. “Apresiasi atas sikap Pak Dandim 1506 Namlea…. Disikat kasih bersi aja kalo yg masih keras kepala pak Dandim,” tulisnya di laman facebook menanggapi foto yang sama.
Mungkinkah aksi demo ini terjadi? kita tunggu saja… (alvi petra)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s