Gubernur Said Tetap Terbang ke Paris


AMBON- Ditengah aksi teror yang terjadi di Paris dan pengosongan penambang di Gunung Botak Pulau Buru, Gubernur Maluku Said Assagaff dan rombongan tetap terbang ke Prancis.

“Kami sudah di pesawat yang siap berangkat ke Paris,” kata Said, dikonfirmasi dari Ambon, Minggu (15/11/2015) malam.

Dia mengaku tak bisa membatalkan agenda meski aksi teror terjadi di Paris, Jumat (13/11). Pertemuan bisnis dengan para pengusaha Perancis yang dijadwalkan berlangsung 18 November 2015.

“Kunjungan ke Paris sesuai jadwal sebagaimana undangan yang disampaikan pihak KJRI Marseille di Perancis hingga 20 November 2015,” ujar Said.

Said mengemukakan, sekelompok pengusaha Perancis ingin berinvestasi dalam berbagai bidang di Provinsi Maluku.

Keinginan tersebut diwujudkan dalam bentuk undangan terhadap Pemerintah Provinsi Maluku untuk menghadiri pertemuan bisnis dengan sedikitnya 70 pengusaha Perancis pada 18 November 2015 mendatang.

“Mereka minta agar dijelaskan sejauh mana perkembangan kenyamanan berinvestasi, termasuk kepastian penegakan hukum di Maluku saat ini. Kami sangat mengapresiasi undangan ini,” tandasnya.

Gubernur mengaku telah meminta izin kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo terkait keinginan para pengusaha negeri Prancis itu untuk mengetahui sistem penegakan hukum di Maluku. Ikut dalam rombongan Gubernur, Bupati Pulau Buru Ramly Umasugi. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s