Maluku Masih Bebas dari Pengaruh ISIS


AMBON- Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Idris Latuconsina menjamin Maluku masih bebas dari infiltrasi pengikut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

“Kami bertanggungjawab terhadap generasi muda di Maluku. Melalui khotbah dan dakwah, kami meminta dan mengimbau umat Muslim di Maluku, agar berhati-hati jangan ikut-ikutan paham-paham yang dianut kelompok ISIS,” tegas Idris, Senin (16/11) di Ambon.

Idris menegaskan tindakan-tindakan ISIS bertentangan dengan ajaran Islam. Karenanya setiap warga Maluku khususnya umat Islam harus menjaga dan tidak bisa mentolerir yang namanya ISIS.

Kalaupu ada bentrok antarkampung di Maluku, itu lebih disebabkan karena kenakalan remaja dan masih adanya pengaruh minuman keras. Karena itu, dia meminta aparat keamanan mencari akar permasalahannya. Hal ini penting untuk menjaga jangan sampai ada orang-orang yang tidak bertanggungjawab memperkeruh situasi.

Terpisah, Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM), Pendeta Dr John Ruhulessyn mengatakan, GPM prihatin dengan teror yang terjadi di Paris, Prancis. Untuk itu, perlu dibangun solidaritas bersama sebagai umat manusia yang menentang kekerasan yang mengakibatkan kematian orang-orang tidak berdosa.

Sedangkan Sekretaris Umum Keuskupan Amboina, Pastor Costantinus Fatlolon mengatakan, pengamanan internal harus semakin kuat, sehingga lebih mudah mendeteksi setiap ancaman yang akan terjadi. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s