Ranperda Hampir Rampung, Nasib Sopi dan Sageru?


AMBON— Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait minuman beralkohol, yang dibahas DPRD Kota Ambon sudah hampir rampung. Bagaimana nasib minuman beralkohol tradisional sopi dan sageru?

Kepastian penyelesaian Ranperda tentang pengendalian, pengawasan minuman beralkohol, dikemukakan Sekretaris DPRD Kota Ambon, Elky Silooy. Menurut Elky, ranperda minuman beralkohol akan dirampungkan bersama lima ranperda lain yakni yakni ranperda tentang penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak, dan ranperda penyelenggaraan sarana dan prasara fasilitas umum perumahan.

Tiga lainnya adalah ranperda dari Pemerintah Kota Ambon yakni tentang prosedur pembentukan produk hukum daerah, ranperda tentang penyelenggaraan dana bergulir dan investasi pemerintah daerah pada badan layanan umum kredit mikro, serta.
ranperda tentang rencana detail tata ruang (RDTR) dan peraturan sonasi kawasan Desa Passo tahun 2012-2032.

Sampai kemarin, belum diketahui pasti apakah ranperda tersebut mengatur tentang keberadaan sopi dan sageru. Namun Ketua Baleg DPRD Riduan Hasan sempat menyebut sopi dan sageru memang bukan minuman beralkohol legal yang diakui pemerintah.
“Yang jadi masalah adalah miras yang belum dilegalkan, seperti “Sopi” ini. Dari data Polres tahun 2012 99% tindak kriminal terjadi akibat menunggak Sopi. Kemudian di Polda Maluku kurang lebih 1.400 permasalahan KDRT akibat sopi,” ungkapnya, beberapa waktu lalu. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s