Kasus Cabul dan KDRT di Ambon Masih Tinggi


AMBON- Pengadilan Negeri Ambon mencatat kasus kekerasan seksual dan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih banyak dilakukan warga Kota Ambon. Sejak Januari hingga Oktober 2015, jumlah kasus kekerasan rumah tangga yang ditangani mencapai 55 kasus. Sedangkan KDRT 8 kasus.

“55 perkara kekerasan seksual tersebut yakni kasus pencabulan, pencabulan terhadap anak, persetubuhan dan persetubuhan dengan korban anak,” kata Panitera Bidang Hukum Pengadilan Negeri Ambon, Alex Nahusona SH di Ambon, Senin (23/11), dilansir Tribun-Maluku.

Dari 55 kasus kekerasan seksual tersebut, 49 kasus telah divonis PN Ambon, 6 lainnya dalam proses persidangan. Sedangkan dari 8 kasus KDRT, 7 sudah divonis dan 1 sedang dalam persidangan.

Selain kedua kasus di atas, PN Ambon juga mencatat adanya kasus penelantaran keluarga pada periode yang sama sebanyak dua kasus.
,
Dari data yang dihimpun, kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak sebagian besar dilakukan orang terdekat di lingkungan mereka seperti ayah angkat, paman, guru, dan teman mereka. Sedangkan yang masuk dalam kategori pelecehan seksual pada anak-anak adalah segala tindakan seksual terhadap anak termasuk menunjukkan alat kelamin ke anak, menunjukkan gambar atau video porno, memanfaatkan anak untuk hal berbau porno, memegang alat kelamin, menyuruh anak memegang kelamin orang dewasa, dan lain sebagainya yang mengarah pada tindakan porno.
(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s