Lagu Rasa Sayange Didokumentasi Digital


JAKARTA- Lagu Rasa Sayange yang berasal dari Maluku, bersama lagu-lagu daerah lain di Indonesia saat ini, didata dan didokumentasikan secara digital oleh komunitas Sobat Budaya. 

Pendataan lagu daerah menjadi aspek penting untuk menjaga budaya. “Dengan data, kita bisa mengurut asal muasal budaya,” ujar Siti Wulandari, Ketua Umum Sobat Budaya di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Seperti saat Lagu Rasa Sayange diklaim Malaysia. Setelah ditelusuri, lagu tersebut berasal dari rumpun Maluku. Itu artinya, lagu tersebut merupakan lagu miliki Indonesia bukan Malaysia. Karena, Malaysia tidak memiliki rumpun Maluku.

Lain halnya dengan rumpun Melayu, Negeri Jiran memiliki keterkaitan dengan rumpun tersebut. “Mungkin, kalau rumpun Melayu masih ada kekerabatan dengan Malaysia,” ujar dia. Penulusuran yang berhubungan dengan kekerabatan tidak hanya lagu, namun kain tradisional, cerita rakyat maupun budaya lainnya.

Komunitas Sobat Budaya telah berdiri pada 2011. Dari berawal dari belasan anggota, sekarang mereka telah memiliki ratusan anggota. Rata-rata, anggota komunitas berasal dari kalangan mahasiswa dan fresh graduated. Di setiap daerah, komunitas mengembangkan jejaringannya dengan sebutan sobat budaya daerah tersebut, misalnya, Sobat Budaya Makassar, Sobat Budaya Aceh dan sekitarnya. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s