Gempa Terasa Kuat, Warga Ambon Sempat Panik, Sejumlah Bangunan Retak


GEMPA bumi berkekuatan 5,2 SR di perairan Seram Bagian Barat, Maluku, Selasa dini hari (29/12/2015) dirasakan warga Kota Ambon dan sekitarnya.

Letak Seram Bagian Barat yang relatif dekat dengan Kota Ambon, membuat guncangan gempa terasa sangat hebat. Banyak warga panik dan belarian ke luar rumah, sejumlah gedung dan rumah warga mengalami kerusakan.

gereja rehobot pasca gempa
Situasi bagian dalam Gereja Rehoboth, Batu Gantung, Ambon, pasca gempa, Selasa dini hari (29/12/2015). FOTO oleh Indah Melalolin

Dari laporan warga dan pantauan yang dilakukan, bagian dalam gedung gereja Rehoboth di Batu Gantung mengalami kerusakan. Sejumlah interior gedung berhamburan di lantai. Bahkan ada plafon yang runtuh.

Hal yang sama juga terjadi di sejumlah rumah penduduk. Ada yang bangunan rumahnya retak dan ada juga bagian dapur yang rubuh.

Sementara itu, di kampus IAIN Ambon, terlihat kerusakan cukup parah. Sebagian dinding gedung Rektorat IAIN Ambon, mengalami retak. Bahkan plafon pada gedung ini, nyaris semuanya runtuh. Tangga naik pada lantai 2 dan lantai 3 gedung IAIN juga mengalami keretakan cukup parah.

Selain gedung Rektorat, salah satu ruang kelas pada Gedung Program Studi Ekonomi Syariah, juga mengalami kerusakan. Padahal, gedung ini merupakan gedung pertama yang dibangun di kampus IAIN Ambon ini.

Guncangan gempa juga menghancurkan lantai lima kantor DPRD Provinsi Maluku di Karang Panjang, Ambon.

“Lantai ini adalah ruang pertemuan dan merupakan lokasi yang paling mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dipakai untuk kegiatan apa pun,” kata Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Maluku, Baldewin di Ambon, Selasa (29/12).

gedung dprd-gempa
Situasi bagian dalam Gereja Rehoboth, Batu Gantung, Ambon, pasca gempa, Selasa dini hari (29/12/2015). FOTO oleh Indah Melalolin

Seluruh plafon yang terbuat dari gypsum runtuh bersama rangka besi di atasnya, dan dinding pada sisi kiri, tengah, maupun kanan bangunan retak-retak memanjang.

Bahkan instalasi listrik dan pengatur suhu udara (AC) ikut roboh dan bola-bola lampu hancur berantakan di atas lantai.

“Kalau melihat kerusakan yang terjadi, tentunya nilai kerugian sangat besar dan mencapai ratusan juta rupiah, tetapi sebaiknya dihitung oleh tenaga ahlinya,” kata Baldewin.

Karena kerusakan juga terjadi pada ruang-ruang milik anggota DPRD provinsi di lantai IV dan lantai II yang merupakan ruangan anggota Wakil Ketua DPRD Maluku, Richard Rahakbauw dimana dindingnya mengalami keretakan dan plafonnya berjatuhan. (avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s