Srikandi Maluku Ini Diabadikan di Taman Kota Hingga Kapal Perang


Tanggal 4 Januari hari ini, adalah hari kelahiran Srikandi Maluku Martha Christina Tiahahu. Sejarah perjuangannya sudah tertulis dengan tinta emas dalam lembaran sejarah negara Republik Indonesia.

Penetapan sebagai Pahlawan Nasional pada Tahun 1969, menobatkan Martha Christina Tiahahu sebagai satu-satunya perempuan Indonesia termuda yang berjuang dan gugur melawan Belanda, yakni berusia 17 tahun (baca: heroisme srikandi Martha Christina Tiahahu dan wikipedia).

Selain, cerita sejarah perjuangannya yang heroik dan disusul aksi mogok makan hingga meninggal, kepahlawanan Martha Christina Tiahahu telah diabadikan sebagai nama jalan, monumen, taman kota dan kapal perang. Berikut jejak kepahlawanan Martha Christina Tiahahu:

1. Nama Jalan

martha straat
Warga keturunan Maluku di Belanda bersama-sama menyaksikan pemasangan papan nama jalan Martha C. Tiahahustraat yang dilakukan bersamaan dengan Pattimurastraat di Kota Wierden

Nama Jalan Martha Chsritina Tiahahu, bisa ditemukan di sejumlah kota di Ambon,  Kendari,  Fak Fak, dan Nabire. Tetapi yang menarik, nama jalan yang mengabadikan kepahlawanan Martha Christina Tiahahu tidak hanya di Indonesia.  Pemerintah Belanda juga mengakui ketokohan perempuan kabaresi  yang meninggal 2 Januari 1817 ini. Mereka mengizinkan salah satu nama jalan di Kota Wierden, dengan nama Martha C. Tiahahustraat (baca: pattimurastraat dan tiahahustraat ada di Belanda).

2. Monumen

Pemerintah Provinsi Maluku mengabadikan perjuangan Martha Christina Tiahahu dengan membangun monumennya di kawasan Karang Panjang, Ambon dan di tempat kelahirannya di Abubu, Nusalaut. Terletak di ketinggian Kota Ambon, membuat monumen yang diresmikan Menteri Sosial HMS Mintaredja pada 7 Januari 1977 itu menjadi destinasi favorit wisatawan. Apalagi dari lokasi patung Marta Christina Tiahahu, akan mendapatkan pemandangan Kota Ambon yang menawan.

3. Taman Kota

taman_martha
Gerbang masuk Taman Martha Tiahahu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Jarang ada pahlawan yang namanya diabadikan sebagai taman kota. Apalagi di Jakarta, ibukota Republik Indonesia. Tetapi, hal itu tidak berlaku pada Martha Chsritina Tiahahu. Perempuan kabaresi asal Maluku, ini diabadikan sebagai nama salah satu taman kota di Jakarta.

Letak Taman Martha Tiahahu adalah di Jalan Lauser Kelurahan Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tepatnya di sekitar lokasi belanja dan terminal Blok. Taman ini merupakan taman kota terluas di Jakarta Selatan dengan luas 20.960 m2.

4. Kapal Perang

martha-kapal
KRI Martha Christina Tiahahu dengan nomor lambung 331 yang pernah digunakan TNI AL untuk operasional pengamanan laut

Salah satu kapal jenis frigate yang dibeli Indonesia dari Inggris pada kurun waktu 1979 – 1981 diberinama Martha Christina Tiahahu. Kapal perang ini bernomor lambung KRI 331. Saat ini, KRI Martha Christina Tiahahu sudah dikandangkan. Namun, TNI sedang membuat kapal perusak kawal rudal (PKR) dengan nomor lambung 331. Hanya belum bisa dipastikan apakah akan diberinama Martha Christina Tiahahu lagi. 

(petra josua hetharia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s