Otonomi Khusus Maluku-Maluku Utara


PEMBENTUKAN daerah Otonomi Khusus Maluku pada dasarnya dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan publik guna mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat disamping sebagai pendidikan politik di tingkat lokal.

Pembentukan daerah Otonomi Khusus Maluku menjadi penting dan mendesak bila kita mempertimbangkan berbagai faktor sebagai berikut: -Kemampuan ekonomi – Potensi Daerah – Luas wilayah dan pertimbangan dari aspek sosial budaya, aspek sosial politik aspek pertahanan dan keamanan, serta – Pertimbangan dan syarat lain yang memungkinkan Maluku dapat menyelenggarakan dan mewujudkan tujuan dibentuknya otonomi daerah.

Penetapan Maluku sebagai daerah otonomi menjadi penting dan mendesak, karena Maluku juga merupakan kawasan khusus untuk menyelenggarakan fungsi – fungsi pemerintahan tertentu yang bersifat khusus dan untuk kepentingan nasional/ berskala nasional, misalnya dalam bentuk: Kawasan cagar budaya – Taman nasional – Pengembangan industri strategis – Pengembangan teknologi tinggi (seperti pengembangan teknologi nuklir) – Peluncuran peluru kendali Pengembangan prasarana komunikasi – Telekomunikasi – Transportasi – Pelabuhan dan daerah perdagangan bebas – Pangkalan militer – Wilayah eksploitasi – Konservasi bahan galian strategis – Penelitian dan pengembangan sumber daya nasional – Laboratorium social – Lembaga permasyarakatan spesifik.

Orang Maluku berbeda ras dari orang Indonesia, sejarah Maluku, meskipun memiliki beberapa kesamaan dengan Indonesia secara umum, namun dalam kaitan dengan kontak dengan dunia luar ataupun sejarah, peradaban, penjajahan dan perjuangan kemerdekaan, relatif berbeda dengan sejarah Indonesia.

dino umahuk
Dino Umahuk

Maluku dalam hal ini adalah wilayah yang dalam konsep Ibnu Batutah, membentang dari morotai di utara, sampai tenggara jauh yang mencakup wilayah pesisir sepanjang tepian pasifik. Maka Maluku wajib diberi otonomi khusus. Arti otonomi khusus Maluku adalah kewenangan khusus yang diakui dan diberikan kepada Provinsi Maluku-Maluku Utara, untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi dan hak –hak dasar masyarakat.

Otonomi Khusus ini mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan, kecuali kewenangan bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, moneter, dan fiskal, agama dan peradilan serta kewenangan tertentu di bidang lain yang ditetapkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.”

Jadi otonomi khusus Maluku artinya pengakuan dan pemberian kewenangan yang mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan kecuali lima urusan yang disebutkan diatas. Keseluruhan urusan pemerintah diberikan kepada pemerintah daerah, sedangkan lima hal lain yang masih ada di tangan pemerintah pusat.

Hal–hal mendasar yang harus menjadi sandaran bagi status otonomi khusus Maluku adalah: Pertama, Mengatur kewenangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah propinsi Maluku dan Maluku Utara serta menerapkan kewenangan tersebut di kedua provinsi dimaksud yang dilakukan dengan kekhususan. Kedua, Pengakuan dan penghormatan hak-hak dasar orang Maluku terutama hak atas ekonomi, sosial, budaya serta pemberdayaannya secara strategis dan mendasar.

Ketiga, Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik yang berciri pada: (a) partisipasi rakyat sebesar-besarnya dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelaksanaan pembangunan melalui keikutsertaan para wakil adat, agama, dan kaum perempuan; (b) pelaksanaan pembangunan yang diarahkan sebesar-besarnya untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk kedua provinsi dengan berpegang teguh pada prinsip- prinsip pelestarian lingkungan, pembangunan berkelanjutan, berkeadilan dan bermanfaat langsung bagi masyarakat; dan (c) penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan yang transparan dan bertanggungjawab kepada masyarakat.

Keempat, pembagian wewenang, tugas, dan tanggung jawab yang tegas dan jelas antara badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif, serta BADAN SANIRI, atau Majelis Rakyat lain yang dibentuk untuk itu sebagai representasi kultural orang Maluku, sebagaimana termaktub dalam filsafat Patasiwa-Patalima (Siwalima) yang diberikan kewenangan tertentu.

Jadi hal pertama yang ditekankan adalah bahwa pengaturan kewenangan itu dilakukan dengan kekhususan. Yang kedua menjelaskan maksud kekhususan itu bahwa perihal kekhususan itu perlu ada pada pengakuan dan penghormatan hak – hak dasar orang Maluku serta pemberdayaannya secara strategis dan mendasar.

Perihal pengakuan dan penghormatan hak – hak dasar orang Maluku menjadi kekhususan dari otonomi khusus ini dimaksudkan untuk mewujudkan keadilan, penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap HAM, percepatan pembangunan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Maluku, dalam rangka kesetaraan dan keseimbangan dengan kemajuan provinsi lain. Otonomi khusus ini harus menempatkan orang Maluku sebagai subjek utama.

Orang Maluku adalah orang yang berasal dari rumpun suku-suku asli di Provinsi Maluku dan Maluku Utara dan/atau orang yang diterima dan diakui sebagai orang asli Maluku oleh masyarakat adat Maluku. Sedangkan penduduk Maluku, adalah semua orang yang menurut ketentuan yang berlaku terdaftar dan bertempat tinggal di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

Bagi saya, Otonomi Khusus di Maluku merupakan strategi percepatan pembangunan yang komprehensif dan intensif di tanah Maluku. Sebab itu, Otonomi Khusus ini harus mencakup upaya percepatan pembangunan, rekognisi hak-hak dasar rakyat, afirmasi kebijakan khusus untuk Maluku-Maluku Utara, redistribusi pembangunan yang adil antara pusat–daerah, maupun prinsip rekonsiliasi.

Dengan kewenangan yang luas dan kebijakan afirmasi yang berskema khusus, serta dengan dukungan kebijakan fiskal yang proporsional, diharapkan kesejahteraan orang Maluku berubah lebih baik dalam naungan Negara Republik Indonesia. #OTSUS LEBE BAE

Penulis: Dino Umahuk, Budayawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s