Lanal Saumlaki Ditingkatkan, Bandara Militer Dibangun di Selaru


KEPALA Staf TNI AL, Laksamana TNI Ade Supandi memastikan akan meningkatkan Lanal Saumlaki menjadi Tipe B sehingga bisa menampung lebih banyak kapal patroli. Dengan status tersebut, Komandan Lanal Saumlaki akan dipimpin perwira berpangkat Kolonel.

“Waktu saya jadi Pangarmatim resmikan Lanal Saumlaki. Nanti dikembangkan lagi menjadi tipe b pangkat kolonel, agar bisa menampung empat kapal combatan,” tutur KSAL di Mabesal Cilangkap, Jakarta, Kamis (7/1/2016), dilansir Antara.

Menurut KSAL, peningkatan status Lanal Saumlaki dilakukan mempertimbangkan posisi wilayah Maluku Tenggara Barat sebagai pulau terluar dari Indonesia. Selain itu, daerah tersebut memiliki sumber daya alam yang baik.

Selain meningkatkan status Lanal Saumlaki, KSAL juga memastikan akan merekrut personil dengan mengutamakan putra daerah untuk ditempatkan di daerahnya yang berada di perbatasan, pulau-pulau terluar dan terdepan Indonesia, misalnya di Pulau Wetar.

Sesuai data yang ada, kehadiran Lanal Saumlaki baru terealisasi pada tahun 2011 dengan tipe C. Komandonya berada dibawah Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon, yang berada dibawah jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim).

Lanal Saumlaki,  memiliki dua Pos AL yang terletak di Larat dan Selaru. Kemudian Satkamla dengan beberapa Alutsistanya. Di Saumlaki juga ada Kodim dan Satuan Radar TNI AU.

Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan, TNI akan memperkuat pulau-pulau terluar dan terdepan di wilayah Indonesia Timur, seperti di Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat Provinsi Maluku lantaran di wilayah itu masih minim personil TNI dan alutsista.

Menurut Gatot, di Pulau Saumlaki (Maluku Tenggara Barat) yang berbatasan langsung dengan Australia terdapat radar untuk mendeteksi pesawat yang memasuki wilayah Indonesia, namun bila ada pesawat memasuki wilayah Indonesia tidak bisa disampaikan kepada Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) untuk mengirimkan pesawat Sukhoi dari Makassar.

“Kalau ada pesawat masuk, dia hanya bisa berdoa saja. Ya Tuhan, semoga pesawat itu keluar dari Indonesia,” ucap Panglima TNI saat menjelaskan hasil kunjungannya selama satu pekan lebih, mulai 27 Desember 2015-3 Januari 2016 di wilayah Indonesia Timur.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap kekuatan TNI di pulau-pulau perbatasan RI tersebut. Salah satunya di pulau Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku yang rencananya akan dibangun bandara sehingga pesawat militer bisa mendarat di sana.

“Gelar kekuatan dan kemampuan disebarkan lagi, ada peluang di pulau Selaru Kabupaten Maluku Tenggara Barat, landasan aju bandara bisa dipanjangkan. Kepala Desa menyetujui 1.500 meter lagi bisa di buat bandara. Realisasi segera mungkin tentunya dengan DPR dan pemerintah,” tuturnya. (ajh)

One thought on “Lanal Saumlaki Ditingkatkan, Bandara Militer Dibangun di Selaru

  1. Seiring dengan perkembangan zaman dimana kita harus mengakui bahwa saatnya ekonomi di wilayah Timur Indonesia dan khususnya wilayah yang berbatasan dengan negara luar perlu menjadi perhatian sekaligus meningkatkan keamanan laut bagi masyarakat di MBD dan MTB yang 90% wilayahnya adalah wilayah laut.
    Namun, perlu dipersiapkan tenaga TNI dan POLRI yang ditempatkan disana agar dapat memperhtikan nilai-nilai budaya lokal yang seringkali diabaikan oleh anggota TNI yang bertugas di wilayah tersebut. Seringkali anggota TNI dijadikan sebagai BODY GUARD bagi orang-orang tertentu untuk menakut-nakuti rakyat demi kepentingan pribadi atau golongan.
    Perlu dievaluasi tugas seorang Bintara Pembina Desa (BABINSA) yang kehadirannya di desa bukan sebagai pembina tetapi seringkali hanya sebagai momok yang menakutkan bagi masyarakat desa. Mendengar nama Babinsa sudah seperti melihat hantu yang menyeramkan.
    Oleh karena itu, Pimpinan TNI baik AD,AL,,AU maupun POLRI yang ditempatkan diwilayah MBD dan MTB harus memperhatikan nilai-nilai sosial dan budaya setempat agar kehadirannya bermanfaat bagi masyarakat setempat.
    Sebagai putera daerah merasa bangga dan senang serta mengapresiasi Pemerintah khususnya TNI yang saat ini lebih memperhatikan wilayah MBD dan MTB.
    Semoga kehadiran TNI tetap menjadi satu dengan rakyat dalam kemanunggalan untuk membangun masyarakat agar lebih baik dan lebih sejahtera.
    Salam Indonesia Raya.
    Salam Kalwedo Kidabela.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s