Kemarau, Warga Ambon Mulai Krisis Air Bersih


MASYARAKAT Kota Ambon saat ini mulai dilanda keresahan lantaran pasokan air bersih kian terbatas. Berkurangnya pasokan air disebabkan musim kemarau panjang sehingga debit air menjadi berkurang, termasuk di titik penyuplai air yakni Air Besar dan Wainitu.

Situasi ini diperparah karena pasokan air dari PDAM juga semakin terbatas. Bahkan beberapa hari terakhir, tidak ada aliran air dari PDAM.

Sejumlah warga yang tinggal di ketinggian Kota Ambon seperti di Galunggung dan Benteng Atas yang biasa membeli air dari mobil-mobil tangki air juga mengalami kesulitan karena tidak bisa dipastikan kapan pesanan mereka akan datang. Harga satu tangki air ukuran 5 ribu liter yang biasanya seharga Rp120.000 kini naik menjadi Rp150.000.

“Kamipun jadi korban krisis air. Telepon mobil air hari ini, katanya besok atau lusa baru dilayani,” kata salah satu warga Kota Ambon C. Sipahelut.

Sejumlah toilet di Kantor Gubernur Maluku, juga terlihat kran air tidak mengalirkan air. Akibatnya, sejumlah pegawai dan tamu menggunakan air mineral.

Menurut Wakil Walikota Ambon Sam Latuconsina krisis air bersih saat ini sudah mencapai titik rawan. Kondisi ini terjadi sejak September 2015 lalu. Saat ini, pasokan air dari PDAM dan DSA sudah mengalami penurunan drastis hingga mencapai 70 persen.

Kata Sam, berkurangnya debit air disebabkan karena daerah-daerah resapan sudah dipenuhi bangunan rumah. Hal ini terjadi karena masayarakat pasca konflik lalu membangun rumah tanpa izin IMB seperti di Air Besar dan Gunung Nona. Karena itu, Pemkot Ambon akan tegas memberlakukan larangan pembangunan rumah di daerah resapan.(ajh)

One thought on “Kemarau, Warga Ambon Mulai Krisis Air Bersih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s