Warga Ambon Diimbau Cegah Kebakaran, Ancaman El Nino sampai Maret 2016


Pemerintah Kota Ambon merilis imbauan kepada warga agar menghindari terjadinya kebakaran.  BMKG Pusat sudah merilis ancaman El Nino masih akan terjadi di Indonesia sampai Maret 2016. Dengan begitu, potensi munculnya titik panas kebakaran hutan dan lahan tetap ada di sejumlah daerah.

Cara sosialisasi antisipasi kebakaran yang ditempuh Humas Kota Ambon yakni dengan melakukan imbauan lewat media sosial semisal facebook. Di akun facebook Humas Kota Ambon yang baru dirilis beberapa menit lalu terdapat imbauan “Basudara warga Kota Ambon… Mari Katong Hindari Bahaya Kebakaran”. Imbauan itu dilengkapi dengan info grafis dan foto dari para pegawai Pemkot Ambon yang baru saja memadamkan api di kawasan Halong.

Pada info grafis dijelaskan cara menghindari terjadinya kebakaran. Beberapa hal yang haru dihindari adalah membuang puntung rokok di tempat yang mudah terbakar, pembakaran lahan/kebun maupun sampah di TPS, menyimpan/menimbun barang yang mudah terbakar dan pemakaian listrik yang dapat menyebabkan terjadinya korsleiting.

Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy juga sudah meminta agar warga siaga menghadapi bencana kebakaran hutan yang terjadi di Ambon akibat kemarau panjang. Menurut Wali Kota, kebakaran hutan terjadi beberapa pekan terakhir di kawasan Halong, Gunung Nona dan sejumlah kawasan lain. “Itu terjadi bukan sengaja dibakar. Tetapi dampak dari kemarau panjang,” ujarnya.

Pada Senin (11/1/2016), warga Kota Ambon tidak nyaman karena asap dan debu hutan terbakar beterbangan di Kota Ambon. Apalagi kebakaran terjadi di kawasan tinggi, sehingga warga yang tinggal di kawasan rendah harus menerima akibat asap dan debu tersebut. Untungnya, Selasa (12/1/2016) hujan mengguyur Kota Ambon sehingga dampak kebakaran bisa diminimalisasi.

Sementara itu, BMKG Pusat mengingatkan bahaya El Nino masih akan terjadi di Indonesia sampai Maret 2016 sehingga potensi munculnya titik panas kebakaran hutan dan lahan tetap ada di sejumlah daerah di Indonesia.

Kepala Pusat Meteorologi Publikasi BMKG Mulyono R Prabowo, Senin (11/1/2016) mengatakan potensi El Nino ini perlu diwaspadai karena dipengaruhi oleh bertahannya ‘warm pool’ di Pasifik Tengah dan masih tebalnya massa air terhangat di kawasan tersebut.

“Karena sudah sempat turun hujan jadi kondisi El Nino seolah-olah tertutupi. Tapi sebenarnya kondisi ini masih akan berlangsung hingga Maret 2016 dan akan mulai meluruh di bulan April berangsur ke kondisi netral,” ungkap Mulyono. (avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s