Tersisa SBT, Permohonan Gugatan Pilkada Bursel, Aru dan MBD Ditolak


satumaluku.com– Kontroversi hasil Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Buru Selatan, Maluku Barat Daya dan Aru Kepulauan, selesai sudah. Mahkamah Konstitusi, Senin sore (18/1/2016), sudah memutuskan menolak permohonan gugatan yang diajukan para pemohon dalam sengketa ketiga pilkada tersebut.

sidang MK
Hakim Konstitusi Suhartoyo saat membacakan putusan sengketa Pilkada Maluku Barat Daya, Senin (18/1/2016) di gedung MK. Foto satumaluku.com/petra josua

Sementara untuk permohonan sengketa pilkada Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) baru akan diputuskan pada Rabu (20/1/2015).

Hal paling mendasar yang menjadi alasan ditolak permohonan adalah karena para pemohon telah melewati tenggang waktu pendaftaran yakni 3 x 24 jam sejak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat menetapkan hasil rekapitulasi suara. Hal mana diatur dalam Pasal 157 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada (UU Pilkada).

Putusan perkara Pilkada Buru Selatan dilakukan lebih dulu, baru menyusul perkara pilkada Aru dan Maluku Barat Daya. Tiga Hakim Konstitusi yang memimpin sidang yakni Patrialis Akbar, Arief Hidayat dan Suhartoyo.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis tak kaget dengan penetapan Mahkamah Konstitusi dalam putusan dismisal-nya. Sebab dari 40 perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHPKada) yang disidang MK, mayoritas dinyatakan tidak dapat diterima atau dilanjutkan, karena persoalan melebihi tenggat waktu pendaftaran permohonan.

Hadar mengungkapkan, jauh hari sebelum putusan sela ini ditetapkan, KPU memprediksi daerah mana saja yang permohonan‎nya bakal dimentahkan MK karena melebihi tenggat waktu yang ditentukan.

‎”Kita sudah prediksi. Kami punya catatan siapa-siapa yang memasuki (pendaftaran) tidak sesuai dengan tenggang waktu,” ucap Hadar di Gedung MK, Jakarta, Senin (18/1/2016).

Sementara itu, salah satu tim sukses pasangan Siti Suruwaky dan Syarifudin Goo mengatakan, mereka baru mendapat giliran pada Rabu. Dengan demikian, nasib gugatan perkara pilkada SBT baru bisa diketahui Rabu mendatang. (petra josua)

3 thoughts on “Tersisa SBT, Permohonan Gugatan Pilkada Bursel, Aru dan MBD Ditolak

  1. Kalau smpai k mk uda bgni mau kmana lai. Yg jelas sumua unsur dlm proses plkada aharus indpnden dn tdk bole ada tekanan politk . Kalau tdk smkn cangih aturan smkn brotalya kecurang pilkada.!

    Like

  2. aturan yg bagus,kalau semua kasus pakai batas waktu sungguh amat bagus.kan enak, kalau terlambat melapor tak perduli apa isi kasus nya yang penting terlambat aja maka BATAL? ck ck ck ruarrr biasa

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s