PT Prisma Buka Lowongan Kerja di Kei, Gaji Capai Rp 10 Juta/Bulan


satumaluku- PT Prisma menawarkan kerja budidaya rumput laut di Kei, Maluku Tenggara dengan gaji Rp6 juta per bulan kepada masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur. Menurut perwakilan manajemen PT Prisma Fahmi, pihaknya membutuhkan 300 pekerja dari Jawa Timur khususnya Bojonegoro.

Gaji Rp6 juta per bulan tersebut, masih akan ditambah dengan uang makan, asuransi kesehatan dan perumahan.

Di hadapan Bupati Bojonegoro Suyoto, Jumat (22/1/2016), Fahmi menjelaskan Bojonegoro disasar karena masih tingginya angka tenaga kerja produktif yang memilih menjadi TKI. Jika di bandingkan dengan gaji yang diterima sebagai TKI, angka Rp 6 juta yang ditawarkan PT Prisma tentu lebih tinggi. Selain itu masih ada fasilitas lain yang didapat bagi. Yakni ongkos transportasi pulang-pergi ke kampung halaman ditanggung perusahaan. Total, setiap pekerja akan mendapat gaji di kisaran Rp 10 juta perbulannya.

“Di tahap awal ini, kami akan membentuk 50 kelompok sebagai pilot project dengan perbandingan 2 pekerja lokal dari Maluku Tenggara dan 6 pekerja dari Jawa Timur. Kedepannya, komposisi itu bisa berubah karena kami akan butuh 10-20 ribu pekerja di bidang budi daya rumput laut. Program ini akan dimulai Maret 2016,” bebernya.

Bupati Suyoto mendengar pemaparan ini, sangat antusias menyambut tawaran PT Prisma. Apalagi rumput laut merupakan salah komoditi dunia yang harganya relatif stabil di pasar internasional. Pemkab Bojonegoro pun diharapkan segera membentuk tim untuk diterjunkan ke Pulau Kei, sekaligus memastikan bahwa pekerjaan itu tidak membuat warganya sengsara. (avp)

baca sumber berita aslinya di link ini

37 thoughts on “PT Prisma Buka Lowongan Kerja di Kei, Gaji Capai Rp 10 Juta/Bulan

  1. Kalau gak tahu cerita lengkapnya jangan maki2 sembarangan. Orang Kei yg jadi Boss-nya dan pendapatan mereka jauh lebih besar dari orang Jawa. Orang2 Jawa ini akan bekerja untuk orang Kei

    Like

  2. Binatang kurang ajarrrrr Anjiiiiiiiiiiiiing,……Datang la sisip Isis biking Rusuh lagi di Kei,….katong kejar pake tombak!!!!!!!!!,……….Memangnya orang kei sudah tidak ada?,……….PT.Prisma jangan coba2 bikin kebijakan yang merugikan Orang Kei ya!,…..kami lain jangan Main2 dengan Api di sini,..Belajarlah dari perusahaan Mutiara yang berkemvang pesat di Kei,…Semua tenaga kerja di rekruit dari Kei tidak impor,…Hati2 ya!…

    Like

    1. anonimus,ente penjilat kelas kakap,ente rupanya salah satu dari kasta2 dari luar Kei itu yg mau pekerjakan cuma secuil org Kei(utk ambel hati?)…kau anjing kurap yg harus di-tendang keluar dari itu daerah….

      Like

  3. Terlalu banyak anak2 kei yg ingin bekerja tapi knp mlh diberikan ke org lain ???… hati2 sdr-iku… ada modus hancurkan sdm kita agar mudah dirampas sumberdaya alam laut kita ini. Skenario ini adalah skenario besar yg juga melibatkan Pemda Malra kayaknya… #Miris Sekali Nih…

    Like

  4. EH INI ORANG PUNYA ETIKA KAH TIDAK EH, MAKI-MAKI MACAM ORANG TIDAK PUNYA SOPAN SANTUN, SUDAH BAGUS DIA BIKIN DI KEI, KALO DIA BIKIN TEMPAT LAIN??? BUTA HURUF…!!!

    Like

  5. knpa harus ambil sdm dari luar, knpa zng ambil putra daerah semua aja toh di kei angka pengangguran masi tinggi kan lagian klo rekrut putra daerah kan bisa hemat ongkos pp ketimbang rekrut orang dari jawa yg gajinya bisa sampai 10 juta di tambah pp

    Like

  6. Klau pmilik org kei,knp tnga krj ambl org d luar kei,d kei bnyk tnga2 krj yg bgs,ktrmpilan&pngetahuanx sj yg perlu diasah… Bnyk org2 kei yg pny smangat krj tinggi&sdm yg cemerlang

    Like

  7. Dimana-mana kalau ‘Hire other island’ pasti high cost, tapi mereka para pengusaha pasti punya hitungan utk keputusan itu. Untuk menjadi tuan rumah dirumah sendiri, kita orang Kei harus tetap meningkatkan kualitas SDM, dan yg penting budaya produktif harus terbentuk supaya kompetitif.

    Like

  8. Transmigrasi yg dibungkus dengan peluang kerja. Banyak anak kei yang juga membutuhkan pekerjaan. Klo tidak berkenan memberikan peluang kerja kepada anak kei silahkan buka saja usaha itu di tempat lain.

    Like

  9. Perlu penjelasan lbh jauh:
    1.Siapa itu PT Prisma
    2.Apakah ada kantornya di Kei
    3.Lahan perairan di bagian mana yg mau digunkan sbg lokasi budidaya
    4.Lahan disewa atw bagaimana
    5.Berapa luasan lahan budidaya mereka
    6.Apakah unit usahanya hanya budidaya atw ada pabriknya
    7.Sdh ada analisis daya dukung perairan belum

    Satu Maluku mungkin bisa bantu menelusurinya, tks.

    Like

    1. Makasih. Sudah ada yang mengklaim sebagai kreator dari program ini yakni bapak elya muskitta…. beliau sudah memberi tanggapan di group FB maluku tenggara… dan bersedia memberi penjelasan jika ada yg ingin bertanya…. beliau juga punya FB dengan nama yg sama…

      Like

    2. Ini kopian penjelasan saudara Elya Muskitta di group FB Maluku Tenggara…..Basudara semua, berita di atas tidak memaparkan secara lengkap Program NEGERI MANDIRI di Malra sehingga bisa menimbulkan berbagai bentuk kesalahpahaman.
      Dalam konsep program ini, orang Jawa datang untuk bekerja pada orang Kei. Mereka datang membawa Modal Usaha.
      Kelompok Usaha yg dibangun nantinya memang memiliki komposisi 1-2 Orang Kei (Pemilik) & 6 Orang Jawa (Mitra Pekerja).
      1-2 Orang Kei menjadi Boss atas usaha & lahan yg digarap (sekitar 1.2 hektar lahan budidaya per kelompok)
      Setiap Orang Kei akan berpenghasian sekitar 13 juta/ bulan. Sementara itu setiap orang Jawa akan berpenghasilan sekitar 9 juta per bulan.
      Setelah masa kontrak berakhir, orang Jawa kembali ke asalnya dan orang Kei melanjutkan usaha tersebut.
      Langkah/ Pendekatan ini katong ambil untuk mensiasati pendanaan kelompok usaha rakyat yg tidak bisa diperoleh dari perbankan di Maluku. Pendanaan program ini sepenuhnya ditangani oleh Bank Jatim.
      Harapan katong kalau pilot project ini sudah berjalan, perbankan di Maluku mau berpartisipasi dengan menggunakan business model yg sama supaya masyarakat dari luar Kei pun bisa berpartisipasi.

      Mudah2an penjelasan di atas bisa cukup memberikan pencerahan bagi basudara semua. Bilamana masih ada pertanyaan, silahkan hubungi beta langsung atau bisa juga hubungi Bung Rudi Fofid Alifuru Togutil.

      Like

    3. Biasalah ini style pejabat yg kalo udah kebuka ke publik baru klarifikasi salahin media… padahal cb aja browsing… media2 di jawa timur memberitakan hal yg sama… itupun mereka angkat dari liputan presentasi di depan bupati bojonegoro…. #lucusajaliatsibukklarifikasi

      Like

  10. Berbahagia kalau sudah ada tantangan masyarakat di awal program. Itu artinya mereka juga punya perhatian. Kami yakin bahwa program ini bermotifasi baik untuk masyrakat Kei. Saran kami perlu menjaga “konsistensi” jangan sampai konflik internal pelaku program berbuntut hancurnya program yang sudah dirintis bertahun-tahun.

    Like

  11. wa memangnya tenaga kerja dr kei tdk,ini bisa jd bentrok antar suku datang warga asing dikei yang nantinya akan menimbulkan masalah baru.GUBERNUR,BUPATI&pemerintah maluku tergara harus memikirkan ulang rencana bukannya dr warga lokal agar pengangguran di kei bs berkurang.awas berani pekerja diambil dr luar kei warga asli kei akan demo besar-besaran…..

    Like

  12. Budidaya rumput laut bukanlah pekerjaan gampangan.. Istilahnya kita menjadi tukang kebun Rumput di laut dan bertarung dgn alam. Ini bukan pekerjaan kantoran yg cuma duduk di belakang meja lalu ator sini ator sana terus ttd di tas kertas akhir bulan trima 6-10 JT. Pertanyaannya sudakah kita siap secara mental dan fisik serta penuh kesabaran baik kelompok atau perorangan untuk menjadi petani Rumput Laut ?. Saya percaya jika siapapun orangnya baik di lokal maupun bkn lokal harus siap mental bertani dilaut.. 6-10JT itu masih kecil.. Penting!! Jika tenaga lokal mampu melalui proses Budidaya yg dapat memberikan hasil yang terbaik dan berkelanjutan tanpa berhenti… Tidak hanya sebatas program dalam kelompok usaha tapi berkelanjutan menjadi suatu project berskala industri… Kuncinya Rumput laut harus mampu di tanam petani dan mampu mendapat hasil-hasi terbaik sepanjang musim…

    Like

  13. Sya tdk terlalu tau d desa lain,tetapi di desa saya,sathean,kei kecil,dr thn 2004 smpe skrg hampir sebagian besar merupakan petani rumput laut,bahkan pada tahun 2009, pa mentri kelautan era bpk sby datang untuk melaksanakan panen raya..
    Saat sekarang hampir sebagian sda tdk melaksanakanya lagi kenapa?pemeliharaan rumput laut membutuhkan lebih banyak tenaga dan perhatian tetapi pada saat panen tiba,tengkulak membeli dengan harga yg di bawah normal sungguh ironi..
    Menggapa harus orang luar?sedangkan penganguran d tual, langgur dan sekitarx semakin mengunung??

    Like

  14. sebenarnya kita lebih terbuka utk menerima usaha yg dikemudian hari dapat berjalan terus turun temurun bagi generasi kita ke dpn.jgn kita bikin ribut hal yg blm terbukti bkn rugi orang kei .jujur saja kita blng usaha tp blm profesional krn selama ini timbul tenggelam pada akirnya hancur. ini fakta bukan gosip

    Like

  15. tolong kita perlu introspeksi diri krn selama ini tidak ada usaha yg permanen apalagi usaha kelautan yg timbul kemudian tenggelam krn terbelit oleh pengelolaan yg tidak profesional dan sangat rentan dgn memperkaya diri dgn alasan kepentingan rakyat oleh sebab itu lebi baik di buat pilotprojek bagi masiarakat kei

    Like

  16. Ekonomi itu salah satu aspek sosial oleh krn itu kalo mau maju secara ekonomi jang bersikap introvert. Dalam skala kecil spt Anda mnjual kacang goreng saja hrs ada yg membeli bgt sebaliknya.Apa lg dlm skala besar spt ini yang menyangkut banyak hal : soal sumber pendanaan, soal kebtuhan SDM, tranform teknologi dll. Krn itu kita hrs bersyukur kalo ada pihak swasta yg mau berinvestasi di daerah kita ini. Sbg org kei saya jg ingin rasio naker lbh besar org kei tp kita jg hrs faham bhw investor itu bukan pemerintah, dia profit oriented tp dia jg punya pertimbgn keamanan bisnisnya jd semua pasti sdh dlm hitungan. Kita memang perlu mewaspadai segala kemungkinan yg merugikan kita tp juga jang sampai menutup kemungkinan yg menguntungkan kita, krn itu mohon dan agar lbh arif dlm memberi respon sgl sesuatu, termasuk dlm bertutur kata krn jauh lebih penting dr segala keuntungan ekonomi spt adalah jangan sampai orang menyebut kita org kei sbg org yang tdk berperadaban……

    Like

  17. Dari penjelasan dan tanggapan basudara,samua itu baik…bt mau usul kongkritnya : pembuataan kontrak harus transparan dan jelas,sesuai dengan penjelasan soal waktu kerja(kontrak) tenaga dari luar.lalu basudara di daerah tempat usaha ( kei) juga jangan anarkis.,hadapilah dengan kepala dingin,supaya semua bisa berjalan dengan baik.mohon maaf kalau ada yg salah.trim’s.

    Like

    1. apa sebelumnya pihak pemerintah ( BUPATI) tidak tau rencana ini..+??? knpa masih ada warga yg blm tau ttanh rencana krja sama antara orang jawa dan maluku(kei) … !! mohon clarifikasinya..!!

      Like

  18. Dari awal kalau kerja bermodal sendiri/jd mitra kerja pasti bakalan sosialisasi gak ada orangnya, mendingan pinjaman 65jt dr bank buat buka usaha sendiri dibojonegoro timbang jauh” kerja macam apa itu?

    Like

  19. Salam yang mau membuka lahan tuk budidaya rumput laut di pulau sumba bisa menghubungi saya 082335144876
    Di sumba timur pantainya masih asli belum tercemar
    Tks

    Like

  20. Lamaran kerja untuk operator crane tadano50t,crane p&h 45t terex century,franna crane max25t,manitou mt1440,loader lifting/telehandler cat960-980,trailer,lowboy,crane truck,jika ada lowongan utk unit tsb tolong hubungi saya,saya nersedia di tempatkan di posisi mana pun atau utk menghandle pekerjaan utk unit yg saya tulis,terimakasih.

    Like

  21. Halo,
    Ini adalah untuk memberitahukan masyarakat umum bahwa Mrs Rose Anna, pemberi pinjaman pinjaman swasta memiliki membuka kesempatan keuangan untuk semua orang yang membutuhkan bantuan keuangan. Kami memberikan pinjaman pada tingkat bunga 2% untuk individu, perusahaan dan perusahaan di bawah syarat dan kondisi yang jelas dan mudah dipahami. hubungi kami hari ini melalui e-mail di: (roseannamoore70@gmail.com)

    Like

  22. Terima kasih atensi dan apresiasi Mrs. Rose Anna untuk memberikan loan 2 % flat. Bagi induvidu maupun corporate tentunya memberikan stimulan dan manfaatnya sangat mendukung usaha yang lebih baik terutama yang menyangkut produktivitas, cashflow, manpower dan distribusi.

    Sender,

    Edy Kuswoyo

    Like

  23. Jika perusaan ini benar” di buka kab. Malra saya sebagai putra asli key mohon secara pribadi dan tolong buka lapangan kerja yg betul” anak” daerah ini juga di pekerjakan bukan kami jadi penonton di negri cercinta kami kl mau bicara soal ESDM kami juga pny kemampuan yang sama dg sodara” yg dari luar pulau key juga.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s