Bupati Maluku Barat Daya Minta Kilang Blok Masela di Darat


satumaluku.com- Bupati Maluku Badat Daya (MBD) Barnabas Natanael Orno menegaskan potensi gas alam abadi itu harus memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Maluku, khususnya wilayah sekitar Blok Masela.

“Karena itu tidak ada jalan lain, maka kilang gas Blok Masela harus dibangun di darat, bukan terapung di laut,” katanya ketika dihubungi wartawan, Rabu (27/1/2016).

Menurut Orno, dalam berbagai kesempatan, para tokoh dan intelektual Maluku sudah mengingatkan agar kilang gas Blok Masela harus dibangun di darat. Pembangunan kilang di darat, tepatnya di kawasan Pulau Babar, ini akan membawa perubahan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat sekitar dan akan membebaskan Maluku dari kemiskinan yang kini berada di urutan keempat nasional.

Selain itu, pembangunan kilang di darat, nantinya akan bermanfaat bagi eksplorasi blok gas lainnya, seperti Blok Babar Selaro, Blok Moa Utara dan sebagainya serta potensi emas di Pualau Roang dan tembaga di Pulau Wetar.

Bupati mengaku telah mendengar sejumlah pejabat pemerintah pusat yang sangat setuju pembangunan kilang di darat. ”Saya dengar Pak rizal Ramli setuju di darat, Pak Luhut Panjaiatan juga setuju di darat, semoga Presiden Jokowi juga setuju pembangunan kilang di darat.”
Dia mengaku heran mengapa Menteri ESDM Sudirman Said ngotot ingin membangun kilang terapung di laut.

Sementara itu, Prof MKJ Norimara, MScm PhD, yang dihubungi terpisah mengatakan, pihaknya menginginkan pembangunan kilang di darat. Sebab, hal itu memungkinkan terjadinya multiplayer effect.

“Kalau yang terbaik tentu di darat. Kalau di laut, tidak akan membawa dampak bagi masyarakat sekitar. Mereka harus tahu, daerah sekitar ini sangat tertinggal. Jadi, kalu ada keinginan dibangun di darat, sebenarnya hal itu soal hak hidup,” katanya.

Norimara juga mengingatkan, agar pemerintah dan lembaga pendidikan mengidentifikasi kebutuhan sumber daya manusia, sehingga ketika produksi gas Blok Masela dimulai, sumber daya manusia sudah siap untuk mengambil bagian.

“Jangan sampai nanti kita jadi penonton atau hanya bisa bekerja untuk bidang di level bawah. Saya kira, masih ada waktu yang cukup untuk menyiapkan sumber daya manusia,” katanya. (avp)

6 thoughts on “Bupati Maluku Barat Daya Minta Kilang Blok Masela di Darat

  1. Pengembangan Blok Masela dari kajian site Geologi tidak bisa dibangun di pulau Babar ataupun pulau Marsela (MBD) karena adanya lapisan batuan yg landai terjal dan yg berpengaruh terhadap kestabilan pemipaan lagipula lokasinya jauh yg berpengaruh cost pembangunan kilang. Tapi anehnya tokoh masyarakat MBD mengklaim Blok Masela milik mereka padahal sangat jauh dibandingkan dengan pulau Selaru yg terletak di Tanimbar kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB)

    Like

  2. Dengan Pulau selaru….48 mil laut..klu dengan Marsela 9.8 mil laut..jd yg benarjangan namakan blok masela..tapi blok selaru..kan jelas…mana yg terdekat…

    Like

  3. secara letak geografis blok masela masuk dalam kawasan MTB bukan MBD. tpi kita tdk perlu ribut mau di bangun dimna karena keputuannya ada di pihak INPEX sebagai Kontraktor.
    terimaksih.

    Like

  4. Biar teriak sampai gigi tumbuh dari ayam punya mulut juga tidak akan bisa pengembangan Blok Masela di MBD. karena tahun 2010 sudah ada hasil kajian dari Badan Litbang Energi Sumber Daya Mineral Kementrian ESDM menyangkut Refinery Floating dan Transportasi Pipa bawa Laut (www.litbang esdm.co.id)…. Morfologi dasar laut pada jalur rencana pipa bawah laut hanya dipengaruhi oleh sistem tektonik Neogen yang masih berlangsung seperti yang ditunjukkan oleh proses anjakan yang mengangkat P. Yamdena. Demikian juga morfologi di antara Blok Masela ke arah P. Yamdena melalui Palung Tanimbar yang dipengaruhi oleh gerak mendatar Benua Australia ke arah utara yang mengakibatkan morfologi sedikit bergelombang. Secara umum, morfologi lembah di sekitar Palung Tanimbar mempunyai kemiringan hanya sekitar 1 – 8%, sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap kestabilan pipa. Sehingga pengembangan blok masela secara onshore hanya di kepulauan Tanimbar Maluku Tenggara Barat, tidak di tempat lain. Dan kekuatan Militer secara besar-besaran lagi dipersiapkan untuk dibangun di kepaluan Tanimbar untuk nantinya salah satu yaitu pengamanan Objek Vital Blok Masela

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s