Pemekaran 13 Kabupaten Baru di Maluku Dipacu untuk Cepat Terealisasi


satumaluku.com- Usaha untuk mewujudkan pemekaran 13 daerah otonom baru (DOB) di Provinsi Maluku dijalani secara serius. Setelah bertemu dengan Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan pihak Departemen Dalam Negeri (Depdagri), rencananya, Jumat (4/2/2016), Tim dari Maluku akan melakukan pertemuan dengan Komisi II DPR RI di Senayan.

Tim dari Maluku yang sedang memperjuangkan terwujudnya pemekaran 13 DOB ini beranggotakan pemerintah Provinsi Maluku diwakili oleh Sekdaprov dan Komisi A DPRD Maluku, bupati dan pimpinan DPRD yang daerahnya akan dimekarkan bersama sejumlah perwakilan masyarakat yang meleburkan diri dalam konsorsium DOB. Hanya dua kepala daerah yang sejak pertemuan dengan DPD yakni Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal dan Bupati Bito Temar yang tidak hadir dalam pertemuan dengan DPD maupun pihak Kemendagri.

“Jumat besok (4/2/2016), kami akan bertemu dengan pimpinan Komisi II DPR sebagai lanjutan dari pertemuan dengan DPD dan pihak Kemendagri,” kata Wakil Ketua DPRD Maluku Tenggara Utha Safsafubun kepada satumaluku.com, Kamis (4/2/2016).

Sejauh ini, menurut Utha, upaya pemekaran 13 DOB yang tengah diperjuangkan sudah mendapat titik terang, yakni dukung baik dari Komite I DPD maupun Depdagri. Mereka sudah memastikan, hal ini menjadi prioritas.

Dia memprediksi, pertengahan tahun, pembahasan 13 DOB di Maluku sudah akan dibahas di DPR bersama pemerintah. Saat ini, masih menunggu hasil pembuatan Peraturan Pemerintah terkait pemekaran daerah. “Jadi kira-kira pertengahan tahun ini sudah bisa dibahas,” ungkapnya.

Bila jadi dibahas dalam pertengahan tahun, lanjut Utha, diprediksi, pada 2017 pemekaran 13 DOB di Maluku sudah bisa terealisasi. Namun, untuk awal, dalam tahapan percobaan dulu selama tiga tahun. Jika pemekaran tersebut menunjukkan hasil positif, maka akan menjadi daerah definitif. Tetapi jika tidak, akan dikembalikan ke kabupaten induk.

Sementara itu, info yang diperoleh, berdasarkan usulan Pemprov Maluku undangan audience yang diterbitkan oleh Sektetariat DPD RI cq Komite I hanya kepada calon DOB Seram utara, Aru Perbatasan, Kei Besar, Pulau Terselatan dan Gorom Wakate.Tetapi Komitmen dan ketegasan dari Bupati Maluku Tenggara dan Maluku Barat Daya serta Careteker SBT dan Aru bahwa ke 13 calon DOB harus diprioritaskan semuanya, akhirnya DPD mengatakan akan memprioritaskan ke-13 DOB tersebut.

Adapun ke-13 DOB di Maluku yang tengah diperjuangkan adalah Kabupaten Kepulauan Kei Besar, Kabupaten Kepulauan Terselatan, Kabupaten Gorom-Wakate, Kabupaten Aru Perbatasan, Kabupaten Tanimbar Utara, dan Kabupaten Seram Utara Raya.

Selain itu, Kabupaten Jazirah Leihitu, Kabupaten Talabatai, Kabupaten Buru Kayeli, Kota Bula, Kota Kepulauan Huamual, Kota Kepulauan Lease, dan Kawasan Khusus Kepulauan Banda. (avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s