Oknum Polisi Penganiaya Warga di Ambon Dihukum 9 Bulan Penjara


satumaluku.com- Brigadir Lery Louputi, anggota Polda Maluku, dihukum sembilan bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon. Oknum polisi tersebut terbukti melakukan penganiayaan serta kekerasan bersama terhadap seorang warga.

“Terdakwa dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara karena terbukti melanggar pasal 170 ayat (1) KUH Pidana,” kata ketua majelis hakim PN Ambon, Suko Harsono di Ambon, Rabu (17/2/2016).

Putusan majelis hakim juga lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ambon Grace Siahaya meminta terdakwa divonis tujuh bulan penjärå.

Tindakan penganiayaan dan kekerasan yang dilakukan terdakwa bersama rekannya Hesty Yulianti terhadap korban bernama Max berlangsung pada tanggal 20 September 2015 lalu di depan kompleks Rumah Sakit Umum Daerah dr. M Haulussy Ambon.

Perbuatan terdaka bersama rekannya Hesty ini mengakibatkan korban menderita sakit dan bengkak pada bagian wajahnya. Akibatnya terdakwa dijerat dengan pasal 179 ayat (1) KUH Pidana tentang kekerasan bersama yang mengakibatkan orang lain menderita sakit dan menjadi pertimbangan majelis hakim untuk menghukum terdakwa.

Sedangkan yang meringankan adalah sikap terdakwa yang sopan dalam persidangan dan mengakui perbuatannya, dan yang bersangkutan belum pernah dihukum. Atas keputusan majelis hakim, baik jaksa penuntut umum Grace Siahaya maupun terdakwa menyatakan menerimanya. (ant)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s