Tunggak Iuran Taspen, PNS di Maluku Tenggara Barat Terancam Tidak Dapat Santunan


satumaluku.com- Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) hingga kini belum menyetor iuran ke PT Tabungan Pensiun (Taspen). Akibatnya, jika ada pegawain negeri sipil (PNS) di MTB yang meninggal, maka ahli waris mereka tidak akan diberikan santunan.

“Misalnya yang bersangkutan tidak menyetor di bulan Februari maka Taspen tidak akan membayar,” kata Kepala Cabang PT Taspen Ambon, Teguh Riwayadi pada rapat konsiliasi di Ambon, Kamis (18/2/2016).

Menurut Teguh, 12 kabupaten/kota se-Maluku sudah menyelesaikan kewajiban pembayaran iuran ke PT Taspen. Hanya MTB saja yang belum.

Pada tahun 2015 ada dua kabupaten yang belum membayar yaitu Maluku Tenggara Barat dan Maluku Barat Daya (MBD), namun setelah petugas PT Taspen Cabang Ambon datang, Pemkab MBD membayarkan.

Dia menjelaskan, keterlambatan Pemda MTB dalam memenuhi kewajibannya yakni akibat belum memenuhi kewajiban membayar rapel atas kenaikan gaji pokok tahun 2015.

“Namun informasi yang kami dapat dalam waktu dekat ini mereka akan memenuhinya sesuai dengan kewajiban, dan harapan kami semua setoran sesuai dengan aturan pemerintah yakni Peraturan Dirjen Nomor 03 tahun 2008 tentang batas waktu penyetoran yakni pada tanggal lima bulan berjalan,” ujarnya.

Sedangkan untuk jaminan kesehatan kerja dan jaminan kematian, lanjutnya, paling lambat tanggal 10 setiap bulan berjalan. (avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s