Sejumlah PNS di Maluku Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Jalan Trans Seram


satumaluku.com- Selain Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Wilayah Maluku dan Maluku Utara Amran Hl Mustary, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memeriksa sejumlah pegawai  BPJN IX Wilayah Maluku dan Maluku Utara.

Mereka adalah para pegawai negeri sipil (PNS) yang selama ini berkantor di Kota Ambon, Maluku, yakni Albert Talehala (Ketua Pokja BPJN IX Wilayah II Provinsi Maluku), Djufri Mas Ud, Qurais Lutfhi dan Judith Watimury.

“Iya, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BSU (Anggota DPR Fraksi Golkar, Budi Supriyanto),” kata Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (11/3/2016).

BPJN IX sendiri merupakan lembaga yang bernaung di bawah Direktorat Bina Marga Kemenpupera. Sedangkan Budi, saat ini terjerat kasus penerimaan hadiah atau janji terkait proyek jalan di Ambon, Maluku.

Sebelumnya, KPK juga sudah memeriksa pengusaha di Ambon Direktur PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng dan Tan Lendy Tanaya. Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah Rumah Balai Pelaksana Jalan Nasional IX di Ambon, kantor PT Cahaya Mas Perkasa, dan kediaman Aseng.

Seperti diketahui, KPK sudah menetapkan politikus Golkar itu sebagai tersangka dalam perkara yang juga sudah menjerat koleganya di Komisi V, Damayanti Wisnu Putranti dari Fraksi PDIP. Dia diduga turut menerima suap sebesar SGD305.000 dari PT Windu Tunggal Utama, Abdul Khoir.

Budi sudah dipanggil penyidik lembaga antirasuah pada Kamis 10 Maret 2016 kemarin. Namun, wakil rakyat itu mangkir dari panggilan dengan alasan sakit dan membutuhkan istirahat selama tiga hari.

Kasus suap terkait proyek jalan TRans-Seram di Maluku ini ini terungkap setelah KPK melakukan tangkap tangan di beberapa tempat pada 13 Januari 2016 lalu. Pada tangkap tangan itu, KPK menangkap empat orang, termasuk Damayanti Wisnu Putranti, dua orang dekat Damayanti bernama Dessy A. Edwin, dan Julia Prasetyarini, serta Abdul Khoir. Keempatnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh penyidik. (avp)

2 thoughts on “Sejumlah PNS di Maluku Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Jalan Trans Seram

  1. anak ank hidup bikin diri sm seperti raja&putri padahal dong pung orang tua korupsi! penjarakan dan miskinkan para koruptor, ,!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s