Kasus Asuransi 5,7 Miliar, Anggota DPRD Malra 1999-2004 Ditahan Lagi


satumaluku.com- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku melakukan penahanan terhadap tersangka kasus korupsi dana asuransi DPRD Malra periode 1999-2004, Harry Sarkol. Ia digiring ke Rutan Klas IIA Ambon, setelah dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke jaksa penuntut umum (JPU).

Selain Sarkol, Kejati Maluku juga telah melayangkan panggilan kepada tiga tersangka lain Gainau de Games, Welhemus Barends dan Muchsin Awad Azis. Namun ketiganya mangkir.

Sarkol sempat menjalani pemeriksaan lebih dulu di ruang pidana khusus didampingi penasihat hukumnya Anthoni Hatane dan Rubby Lopulalan. Setelah itu digiring ke rumah tahanan menggunakan mobil operasional Pidsus Kejati Maluku.

“Jadi tahap II itu dilakukan setelah JPU menyatakan berkas Sar­kol lengkap,” jelas Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Sammy Sapulette kepada wartawan, Rabu (16/3/2016).

Sejauh ini, sudah banyak anggota DPRD Maluku Tenggara yang terkait kasus asuransi tersebut dijebloskan ke penjara. Mereka antara lain W.F Pattianakotta, A.W Rahandra, Mozes Savsavubun, Paulus Tonci Tapotubun, Nn.Juliana M.Komnaris, F.L Rahanubun, Hironimus Maurus Teniwut, Wilhelmus Barends, Victor Savsavubun, Muchsin Awad Asiz, Hary Sarkol, Noho Rebuat, Horonimus Renyut, Tony Karel Retraubun, Safarudin Fakaubun, dan Musa Butje Kwaitota.

Selain itu, ada juga H.J Oraplean, M.R Rahangmetan, Samaila Abdul Rah­man, Nelson Kadmaer, Victor J. Warat, Engelbertus Janwarin, Herman Refra, Petrus Renjaan, Rulan Jufri Betaubun, Johanes Wee, Oscar Thonji Ohoiwutun, Gainau de Games dan Albinus Hurulean.

Sebelumnya Kejati Maluku juga menjerat mantan anggota DPRD Malra yang kini menjadi Wali Kota Tual M. Tamher dan wakilnya Adam Rahayaan. Saat itu Tamher menjabat Wakil Ketua DPRD Malra, sementara Rahayaan menjabat Kepala Rumah Tangga Sekretariat DPRD Kabupaten Malra.

Namun dalam kasus yang merugikan negara Rp5.7 miliar ini, Pengadilan Tipikor Ambon menjatuhkan vonis bebas terhadap Tamher dan Rahayaan pada 29 April 2015. Terkait vonis tersebut, Jaksa Penuntut Umum mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. (ald)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s