Heboh, Oknum Jaksa “Rapat Malam” dengan Istri Terdakwa Korupsi di Ambon


satumaluku.com- Media massa di Maluku, pekan ini, menyoroti ulah sejumlah oknum Jaksa Kejaksaan Tinggi Maluku, termasuk di antaranya bertindak sebagai jaksa penuntut umum (JPU),  yang melakukan “rapat malam” dengan istri terdakwa perkara korupsi yang mereka tangani di ruang VIP Excelso Cafe di Kota Ambon.

Pertemuan yang terjadi pukul 22.30 WIT, Selasa (15/3/2016) lalu itu sempat diwarnai cekcok antara para jaksa tersebut dengan sejumlah wartawan yang melakukan liputan dadakan “rapat malam” tersebut.

Harian Kabar Timur memberitakan “rapat malam” di ruang VIP Excelso Cafe para oknum jaksa ini terendus sejumlah kontributor TV nasional dan media lokal. Penggerebekan oleh wartawan di ruang VIP Excelso terjadi, Selasa (15/3/2016) sekitar pukul 22.30 WIT.

Bocornya rencana “transaksi” ini diduga dihembuskan oleh internal Kejati Maluku yang telah mendengar adanya “rapat malam” sejumlah oknum JPU tersebut. Kabarnya pertemuan ‘gelap” itu terkait tuntutan yang akan diajukan JPU kepada terdakwa.

“Iya informasi disampaikan orang dalam Kejati Maluku kepada wartawan yang kemudian mengikuti gerak-gerik mereka,” ujar salah seorang wartawan di lokasi penggerebekan.

Sementara Tribun-maluku.com menulis empat oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi Maluku yang tergabung dalam tim JPU kasus dugaan korupsi pengadaan kapal ikan 15 dan 30 gross ton milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, terpergok menemui salah satu istri terdakwa kasus tersebut di salah satu cafe terkenal di Kota Ambon.

Pantauan wartawan di lokasi tersebut, terlihat salah satu anggota tim JPU yakni Eka Hayer memasuki Exelco Cafe dan langsung menuju ruang VIP  di lantai dua.

Setelah menunggu selama beberapa saat, salah satu wartawan yang ikut memantau pergerakan para jaksa kasus dugaan korupsi tersebut lantas menuju lantai dua Exelco Cafe tempat dilakukannya pertemuan antara istri Suratno Ramly yang datang dari Surabaya.

Didalam ruangan itu terlihat empat oknum jaksa antara lain, Kepala Seksi Penuntutan Kejaksaan Tinggi Maluku Rolly Manampiring, Jaksa Eka Hayer, serta Agus yang juga adalah JPU dalam kasus tersebut dan salah satu jaksa yang tidak diketahui namanya, sedang “rapat malam” dengan istri terdakwa Suratno Ramly.

Ketika melihat wartawan yang hendak mengambil gambar pertemuan tersebut, Kasie Penuntutan Kejaksaan Tinggi Maluku Rolly Manampiring bersama dengan Agus langsung kabur keluar dari ruang pertemuan Begitu juga dengan Eka Hayer bersama salah satu oknum jaksa lainnya, ke empat jaksa tersebut kabur dari ruangan dan meninggalkan istri Suratno Ramly sendirian.

Namun salah satu oknum jaksa yakni Eka Hayer kemudian mencoba menemui wartawan dan mengajak untuk ngopi bersama guna membahas persoalan tersebut namun ajakan tersebut ditolak oleh wartawan.

Bahkan Eka Hayer mencoba mengejar salah satu wartawan yang langsung meninggalkan cafe tersebut ketika diajak ngopi bareng di Exelco Cafe. Kepada wartawan lainnya Hayer mengungkapkan, pertemuan mereka dengan istri Suratno Ramly ini bertujuan guna membicarakan pengembalian ganti rugi tindak pidana korupsi yang dilakukan Suratno Ramly.

Eka Hayer langsung menemui wartawan dan berinisiatif untuk menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. Namun inisiatif Hayer tersebut ditolak oleh wartawan. Bahkan tindakan Eka Hayer yang hendak membayar harga minuman wartawan saat itu langsung ditolak mentah-mentah oleh wartawan.

Salah satu oknum jaksa kemudian menghubungi Kasie Penyidikan Kejaksaan Tinggi Maluku, Ledrik Takandengan yang kemudian mendatangi cafe tersebut. Di hadapan para wartawan, Takandengan langsung menghubungi salah satu media nasional di Jakarta guna menanyakan siapa yang menjadi koordinator media tersebut di Kota Ambon.

Sikap Takandengan ini, memicu kemarahan wartawan yang merasa diintimidasi, akhirnya terjadi keributan antara wartawan denga Kasi Penyidikan Kejaksaan Tinggi Maluku tersebut.

Setelah itu, para wartawan langsung meninggalkan cafe tempat pertemuan antara empat jaksa penuntut umum kasus dugaan korupsi ini dengan istri dari Surato Ramly.

Informasi yang berhasil didapat wartawan dari informan menyebutkan, awalnya pertemuan antara oknum jaksa dengan istri terdakwa kasus dugaan korupsi ini direncanakan berlangsung Senin (15/3/2016) pada salah satu rumah makan ikan bakar di kota Ambon. Namun entah mengapa pertemuan tersebut tiba-tiba saja dibatalkan oleh salah seorang oknum jaksa. (petra josua)

2 thoughts on “Heboh, Oknum Jaksa “Rapat Malam” dengan Istri Terdakwa Korupsi di Ambon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s