Peran Pemuda dan Badan Saniri dalam Perjuangan Pemerintahan Definitif Negeri Assilulu


Sudah menjadi common sense bahwa keadaan dan aktivitas pemuda banyak berpengaruh terhadap keadaan lingkungan, alam, dan sistem kemasyarakatan. Karena itu, kaum pemuda memegang peran dan tanggungjawab sangat besar dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Sebagai bagian dari masyarakat yang produktif, pemuda perlu memegang peran penting dalam mengurus dan menjalankan kelangsungan kehidupan di dalam masyarakat. Tanggungjawab pemuda diperlukan untuk mengambil peran para orang tua dan anak-anak yang memiliki kemampuan terbatas mengurus komponen kelangsungan kehidupan masyarakat.

Di sisi lain, Badan Saniri Negeri merupakan penggabungan antara sebagian dari tokoh-tokoh intelektual yang masih merupakan keterwakilan dari masing-masing Rumatua.

Ketentuan umum Peraturan Daerah Kabupaten Maluku Tengah No. 04 Tahun 2006 telah menegaskan sejumlah Tugas dan Fungsi Badan Saniri Negeri. Di antaranya, mempertahankan dan memelihara keutuhan NKRI, mengamalkan Pancasila dan UUD 1945, serta mentaati segala peraturan adat yang ada di Negeri.

Selain itu, fungsi lainnya adalah sebagai penampung dan penyalur aspirasi masyarakat dalam proses penyelenggaraan Pemerintahan Negeri, menerima keluhan dan pengaduan dari masyarakat serta tindak lanjut penyelesaiannya, membina demokrasi dalam penyelenggaraan Pemerintahan Negeri.

Merujuk pada gambaran diatas bahwa maka perlu ada kesadaran bersama bahwa peran Pemuda dan Badan saniri Negeri sangat penting dalam menyelenggarakan pemilihan kepala pemerintah negeri.

Mekanisme penyelenggarakan pemilihan kepala pemerintah negeri harus dipahami bersama sehingga proses pemilihan kepala pemerintah negeri bisa berjalan aman, nyaman dan sesuai dengan harapan masyarakat negeri.

Sebagaimana harapan masyarakat negeri Assilulu, dimana peran pemuda dan badan saniri negeri jangan dilepaspisahkan dan harus selalu satu tujuan demi terselengaranya pemilihan kepala pemerintahan negeri Assilulu yang sudah sejak 8 tahun tidak memiliki kepala pemerintahan. Hal ini terjadi karena belum ada pembuktian garis keturunan Ely Kaituni antara ketiga mata rumah yaitu Ely Lumaupal, Ely Kibas dan Ely Lumahika.

Sehingga peran Pemuda Assilulu dalam membantu kinerja Badan Saniri Negeri bisa berjalan dengan baik dalam pembuktian garis keturunan parentah di negeri Assilulu. Tujuannya agar pembelajaran sejarah terkait dengan turunan parentah di negeri Assilulu tidak buram namun jelas dan menjadi referensi untuk generasi di masa yang akan datang.

Cara-cara atau gerakan intimidasi kepada Badan Saniri Negeri harus dihindarkan. Jangan terprovokasi dengan orang–orang yang tidak bertanggung jawab yang bisa menimbulkan instabilitas keamanan. Karena itu, proses untuk pengangkatan dan pemilihan kepala pemerintahan negeri yang tidak sesuai dengan mekanisme peraturan dan adat isitiadat orang basudara harus dihindarkan.

Semangat pemuda yang memiliki sosok unggul, pilihan, bergairah, bergelegar dan bergelora secara fisik, psikis, intelektual, superior, progresif, revolusioner dengan api berkobar-kobar, dan bara spirit yang menyalanya ini yang harus kita jaga. (*)

mahulette
Penulis: Jamaluddin Mahulette
Ketua LSM PLANNING Maluku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s