Ranperda Desa dan Pemilihan Raja Alami Perubahan


satumaluku.com- Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Desa dan pemilihan raja/kades, kembali mengalami perubahan pada 19, dimana pemilihan raja/kades akan ditangani langsung oleh Pemprov Maluku.

Namun sayangnya, pemprov sampai saat ini belum mempunyai perda ini. padahal perda itu merupakan payung hukum dari provinsi, jika provinsi tak miliki perda ini, maka diperkirakan seluruh proses pemilihan kades/raja akan terhambat.

“Perda-perda yang ada di kabupaten/kota merupakan perda turunan, sebab perda payung akan dibuat oleh pemprov. Pasal 19 ini menyatakan penyelenggaran pemilihan raja/kades harus dilakukan oleh provinsi, namun sampai dengan saat ini provinsi belum buat perdanya, sehingga kita punya peluang untuk menetapkan perda ini,” ungkap Ketua Badan Pembuat Perda (BPP) DPRD Kota, Riduan Hasan, kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (23/3/2016) dilansir Siwalima.

Sementara menyangkut dengan pembahasan perda ini, kata Hasan, saat ini DPRD Kota Ambon sementara menyampaikan DIM untuk pihak eksekutif untuk menjawab beberapa pasal yang sebenarnya berunjung pada pemikiran bercabang, misalnya tentang ‘Mata Rumah Parenta’. DPRD sendiri berharap hal ini harus benar-benar diselesaikan dengan baik.

“Kita target nanti pada bulan April nanti seluruh perda ini sudah selesai dibahas dan akan ditatapkan pada bulan itu juga,” janjinya. (S-40)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s