Prosesi Jalan Salib Oikumene di Ambon Penuh Makna Kebersamaan


satumaluku.com- Masyarakat di Kota Ambon, menyambut antusias pelaksanaan “Prosesi Jalan Salib” yang dilaksanakan secara oikumene, Sabtu (26/3/2016). Prosesi ini merupakan refleksi mengenang kesengsaraan Yesus Kristus menuju Bukit Golgota untuk menjalani penyaliban.

Prosesi Jalan Salib melintasi sejumlah ruas jalan mulai dari Katolik Center di kawasan Benteng hingga penyaliban yang dipusatkan di Lapangan Merdeka. Masyarakat ibu kota tanah Negeri Maluku, terlihat membludak sepanjang jalan yang dilewati rombongan teatrikal Jalan Salib.

Yang menarik, saat rombongan teatrikal Jalan Salib melintasi kawasan Gereja Silo, para pemuda yang berada di lantai 2, meniupkan terompet mendendangkan lagu-lagu rohani. Kebersamaan umat Kristiani sangat terasa dalam proses ini. Bahkan warga Kota Ambon yang beragama Islam ikut mendukung terselenggaranya ritual tahunan ini.

Perhatian pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh komponen serta Tokoh Agama juga sangat besar terhadap event ini.

Gubernur Maluku Said Assagaff hadir dan membuka prosesi acara Jalan Salib yang melibatkan ribuan warga Kota Ambon tersebut. Gubernur Said Assagaf juga menyampaikan sejumlah pesan kepada umat Kristiani dan mengucapkan selamat Paskah.

MenurutĀ Gubernur, prosesi jalan salib tidak sekedar dipahami secara harfiah dan terjebak pada ritual semata, tetapi sejatinya setiap umat Kristiani harus bisa menangkap makna dibalik peristiwa tersebut.

Dia mengatakan, sesungguhnya kisah perjalanan sengsara Yesus Kristus di dunia dan mati serta bangkit pada hari ketiga, sebagai wujud kemenangan atas kuasa maut dan sangat sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.

“Kita semua sangat berbahagia karena setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan di daerah ini sarat dengan nuansa kebersamaan dan persaudaraan yang tinggi sebagaimana yang disaksikan di hari ini,” katanya.

Prosesi jalan salib hidup, ujar Gubernur, dilaksanakan secara Oikumene melibatkan seluruh umat Kristiani di Kota Ambon “Manise”, tentu menunjukan umat beragama di Maluku mampu memaknai kehidupan dibalik peristiwa hari-hari besar keagamaan tersebut.

“Keharmonisan hidup yang baik seperti ini, sesungguhnya merupakan modal sosial yang berharga untuk memupuk kebersamaan dalam kehidupan umat beragama yang heterogen di Maluku, sekaligus membangun kerukunan dalam bingkai keberadaban,” ujarnya.

Nilai pengorbanan Yesus Kristus hingga disalib di bukit Golgota serta kebangkitannya di hari ketiga setelah kematian dan dirayakan umat Kristiani sebagai Hari Raya Paskah, hendaklah menjadi sumber inspirasi umat Kristiani dalam rangka berkorban untuk sesama.

Uskup Diosis Amboina Mgr PC. Mandagie menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Maluku atas dukungan kegiatan Jalan Salib Oekumene di Kota Ambon.

“Sebagai Uskup Amboina, saya bangga dengan pemerintah Provinsi Maluku dan kabupaten/kota, memberikan perhatian kepada kegiatan-kegiatan keagamaan, termasuk yang dilakukan umat Katolik,” katanya.

Menurut Uskup, kegiatan keagamaan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh agama Islam, Protestan, Hindu dan Budha menunjukkan bentuk persaudaraan lintas agama, suku dan gender.

Uskup Mandagi berharap, kegiatan keagamaan tidak hanya dijadikan sebuah sandiwara saja atau sinetron keagamaan tetapi harus membuat perubahan untuk menjadi orang yang lebih baik.

Kegiatan Oikumene tersebut dihadiri Kakanwil Kementerian Agama Maluku, Feisal Musaad, Uskup Diosis Amboina, Mgr. PC. Mandagi, Ketua Klasis GPM Kota Ambon, Pdt N.J. Rutumalessy, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy serta ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja di Ambon dan sekitarnya. (avp)

Foto-Foto Prosesi Jalan Salib yang diabadikan masyarakat Kota Ambon dan di-upload di berbagai media sosial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s