Buntut Istri Mendiang Sultan Ternate Ditahan, Masyarakat Adat Sempat Blokir Jalan


satumaluku.com- Istri mendiang Sultan Ternate Mudaffar Syah, Nita Budhi Susanti atau Ratu Boki yang ditahan di Polsek Ciputat, Tangerang Selatan, akhirnya dibawa penyidik ke kota Ternate, Maluku Utara.

Menjelang kedatangan Ratu Boki, sejak pukul 05.45 WIT, masyarakat adat di Ternate, turun ke jalan memprotes penangkapan permaisuri Sultan Ternate tersebut. Mereka memblokir jalan raya kelurahan Dufa-dufa – Akehuda yang menjadi salah satu jalan utama dari dan ke Bandara Babullah.

Puluhan masyarakat adat menghamburkan batu serta kayu dan membakar ban bekas di sepanjang jalan raya menuju Bandara. Deliknews.com melaporkan, tak puas di jalan, mereka kemudian menuuju kawasan bandara untuk melakukan pemboikotan aktifitas bandara, beruntung aksi ini dicegat Polisi.

Menjelang beberapa menit saat tibanya Ratu Boki di Ternate, masyarakat adat kembali membakar ban bekas, dan menutup jalan, mobil yang mengangkut tersangka Istri Mendiang Sultan Ternate itu, dicegat warga.

Namun, pihak kepolisian bertindak cepat untuk membubarkan aksi masyarakat adat sehingga ratu Boki digotong menuju kantor kepolisian daerah polda malut.

Kapolres Ternate AKBP, Kamal Bahtiar menjelaskan 110 personil anggota Polisi dikerahkan untuk membubarkan aksi tersebut dan kelanjutannya pihak aparat keamanan dari kepolisian tetap siaga mengamankan beberapa objek vital lainnya yang berada di kota ternate karena kita melakukan antisipasi jangan sampai terjadinya aksi anarkis.Katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, permaisuri mendiang Sultan Ternate Mudaffar Sjah, Nita Budhi Susanti atau Ratu Boki kembali dijebloskan polisi ke ruang tahanan Polsek Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (31/3/2016). Peristiwa yang sama, sebelumnya pernah dialami Ratu Boki Rabu (20/1/2016) lalu.

Ratu Boki dijemput penyidik Polda Maluku Utara di rumahnya di Cinere, Tangsel, Kamis siang. Penyidik kemudian menitipkannya ke Polsek Ciputat sambil menunggu penerbangan Jumat (1/4/2016) ke Ternate.

Sebelumnya, Ratu Boki telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan identitas putra kembarnya. Kasus pemolisian Ratu Boki tidak terlepas dari konflik internal perebutan tahta di Kesultanan Ternate. Ratu Boki diadukan ke Polda Malut dengan tuduhan melakukan pemalsuan identitas dua putra kembarnya yang lahir pada 28 Juli 2013, Ali Mohammad Tajul Mulk Putra Mudaffar Sjah.

Kasus itu kali pertama dilaporkan oleh Zulkarnain Suleman pada 9 September 2013 di Bareskrim Polri. Pelapor meminta Bareskrim Polri mengusut kelahiran anak kembar itu karena asal-usulnya tidak diketahui, termasuk rumah sakit tempat lahir dua anak kembar tersebut. Dari Mabes Polri, kasus ini dilimpahkan ke Polda Maluku Utara untuk ditindaklanjuti. (avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s