Yang Korupsi Proyek Jalan Trans Seram, Orang Tak Bermoral


satumaluku.com- Ketua MPR Zulkifli Hasan menyebut mereka yang terlibat kongkalikong dalam proyek jalan Trans Seram di Maluku sebagai orang-orang tak bermoral. Sebab infratruktur jalan bagi masyarakat Maluku adalah hak dasar sebagai warga negara.

“Kita enak sudah ada lampunya, jalan bagus. Tapi di Maluku, mereka baru mau kebagian bikin jalan yang merupakan salah satu hak dasar mereka, terus kita sunat atau korupsi dananya, ini belum jadi apa-apa uangnya sudah di korup, ini kan tidak bermoral,” ujar Zulkifli kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Karena geram atas sikap politisi, birokrat dan pengusaha yang kongkalikong di proyek jalan Trans Seram, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu tak peduli jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan siapapun menjadi tersangka. Termasuk bila anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN Andi Taufan Tiro yang diduga akan menjadi salah satu tersangka baru.

“Enggak peduli mau itu DPR, gubernur, bupati sekalipun kalau bersalah dan terbukti korupsi silakan diproses secara hukum, enggak boleh pilih-pilih, siapapun sikat apalagi korupsi,” imbuhnya.

Saat ini KPK terus mengorek keterangan dari para anggota Komisi V DPR dalam kasus suap anggaran Kementerian PUPR terkait proyek jalan di Maluku. Selasa lalu (29/3/2016) tiga anggota DPR Musa Zainudin, Epyardi Assa dan Fauzih H Amro diperiksa KPK sebagai saksi atas tersangka anggota Komisi V DPR Fraksi Partai Golkar Budi Supriyanto.

Dilansir tribunnews.com, beberapa waktu sebelumnya, Fauzih H Amro seusai diperiksa KPK mengatakan penyidik akan memanggil semua anggota yang ikut kunjungan kerja ke Maluku. Kunjungan itu dipimpin Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis dan Wakil Ketua Komisi V DPR Michael Wattimena.

KPK juga sudah memeriksa Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Wilayah Maluku dan Maluku Utara Amran Hl Mustary dan sejumlah PNS di Maluku yang menjadi bawahan Amran yakni Albert Talehala (Ketua Pokja BPJN IX Wilayah II Provinsi Maluku), Djufri Mas Ud, Qurais Lutfhi dan Judith Watimury.

Sedangkan dari kalangan pengusaha, KPK juga sudah memeriksa pengusaha di Ambon yakni Direktur PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng dan Tan Lendy Tanaya. Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah Balai Pelaksana Jalan Nasional IX di Ambon, kantor PT Cahaya Mas Perkasa, dan kediaman Aseng. (avp)

Kondisi ruas jalan Trans Seram pada Bulan Maret 2016

2 thoughts on “Yang Korupsi Proyek Jalan Trans Seram, Orang Tak Bermoral

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s