JMP Galala-Poka Ditutup 3 Hari, Tiap Minggu Pagi Diberlakukan Car Free Day


satumaluku.com- Jembatan Merah Putih (JMP) Galala-Poka ditutup selama tiga hari oleh pihak Balai Jalan dan Jembatan selaku pelaksana proyek tersebut. Jembatan terpanjang di Indonesia Timur itu baru dibuka kembali untuk dilintasi masyarakat pada Minggu (10/4/2016) pagi.

Kepala Satker JMP Galala-Poka Christian Lasmono, kepada wartawan menjelaskan, penutupan JMP untuk sementara, dikarenakan pihaknya akan melakukan pembongkaran tower crane yang digunakan dalam proyek pembangunan jembatan tersebut. Selain itu juga akan dipasang marka jalan di sepanjang jembatan, agar saat resmi beroperasi nanti, masyarakat bisa menaati rambu-rambu yang ada.

“Penutupan ini semata-mata dilakukan lantaran faktor keamanan pengguna jembatan. Dimana, para pekerja akan bekerja pada ketinggian tertentu sehingga bisa membahayakan bila ada pengguna jembatan yang lalu lalang di bawah,” katanya Rabu (6/4/2016).

Balai Jalan akan memasang kurang lebih 40 marka jalan, terdiri dari 32 marka dilarang berhenti di sepanjang jembatan, 10 marka peringatan hati-hati, 2 marka jalan pejalan kaki dilarang melintas, serta 2 marka jalan penunjuk arah.

“Untuk marka larangan bagi pejalan kaki untuk melintas dan penunjuk arah, akan dipasang pada bagian ujung jembatan yakni di Poka dan Galala,“ ujarnya.

Dia juga memastikan, jika sudah resmi beroperasi nanti, para pejalan kaki dilarang melintasi jembatan. Kesempatan bagi pejalan kaki atau masyarakat umum yang ingin menikmati pemandangan Teluk Ambon dari jembatan hanya diberlakukan pada Hari Minggu saat Car Free Day (bebas kendaraan bermotor). Pemberlakuan car free day dimulai pukul 05.00 hingga 10.00 WIT.

”Pada car free day setiap hari Minggu pagi nanti, masyarakat bisa berolahraga di atas jembatan. Tapi, harus diingat juga untuk tetap menjaga kebersihan jembatan dengan tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Menyinggung mengenai dampak gempa apakah akan berpengaruh terhadap konstruksi jembatan, Lasmono mengatakan, JMP dibangun dengan sistem Cable Stayed sehingga sangat cocok dibangun pada wilayah yang rawan gempa.

“Selain itu berdasarkan uji beban baik uji beban statis maupun dinamis yang dilakukan beberapa waktu lalu, Jembatan Merah Putih dinilai telah layak untuk dioperasikan,“ tandasnya. (febby kaihatu)

3 thoughts on “JMP Galala-Poka Ditutup 3 Hari, Tiap Minggu Pagi Diberlakukan Car Free Day

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s