Sepi Penumpang, Sopir Angkot Galala Minta Solusi Wali Kota


satumaluku.com- Para sopir angkutan kota (angkot) trayek Galala akhirnya mendatangi Wali Kota Ambon Rchard Lohenapessy. Mereka meminta solusi dari wali kota terkait sepinya trayek Galala, sejak kehadiran Jembatan Merah Putih (JMP) Galala-Poka.

Yopi Mahukenu, perwakilan sopir angkot jurusan Galala kepada wali kota mengatakan kehadiran JMP Galala-Poka membuat masyarakat lebih memilih jalan pintas. Akibatnya, yang terkena imbas adalah kapal feri dan perahu yang melayani penyebrangan Galala-Poka.

Turunnya pengguna kapal feri dan perahu, mengakibatkan jalur trayek Galala sepi. “Selama ini pendapatan kita bertumpu pada penumpang yang melakukan aktivitas di Universitas Pattimura dan Politeknik Ambon di Poka,” ujarnya.

Tapi, sejak kehadiran JMP Galala-Poka, terutama pada hari pertama dan kedua pasca peresmian, jumlah penumpang feri dan perahu menyusut drastis. Angkot Galala pun tak ada muatan.

Dalam pertemuan tersebut belum ada solusi yang diputuskan. Wali Kota Ambon hanya meminta waktu untuk mencari solusi terbaik karena selama ini tidak ada plan Pemkot untuk menghilangkan trayek Galala.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah pedagang yang selama ini menjual dagangannya di Dermaga Feri Galala maupun Poka serta di atas geladak kapal feri, juga terimbas sepinya penumpang. Jualan mereka akhirnya tidak lagi laku sehingga terancam gulung tikar. (ald)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s