Mahasiswa Pertambangan Direkrut Juni, 30 Dosen Unpatti Jalani Training


satumaluku.com- Rekrutmen mahasiswa baru jurusan pertambangan di Universitas Pattimura Ambon akan dimulai, Juni 2016 nanti. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi penyiapan sumber daya manusia (SDM) Maluku menyambut kehadiran proyek kilang migas Blok Masela.

Terkait penerimaan mahasiswa baru Pertambangan di Unpatti, sebanyak 30 tenaga dosen organik dari Fakultas Teknik dan MIPA 13 April nanti dikirim untuk mengikuti pelatihan pada lembaga Pusat Pendidikan dan Latihan Migas milik Kementerian ESDM di Cepu, Jawa Tengah, selama satu bulan.

Rektor Unpatti Marthinus Sapteno, Kamis (7/4/2016), menjelaskan kebijakan penerimaan mahasiswa baru minat pertambangan ini dilaksanakan sambil menunggu dibukanya Fakultas Pertambangan. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Kemenristek dan Dikti yang baru diterbitkan pada, Kamis (7/4).

Untuk sementara, jurusan minat pertambangan berada di bawah naungan Fakultas Teknik sebelum nanti disahkan menjadi Fakultas Pertambangan. Sistem rekrutmen mahasiswanya pun dilakukan secara khusus, karena mereka akan disiapkan disiapkan untuk kebutuhan tenaga kerja di Blok Masela.

Pemprov Maluku dan Kemenristek Dikti telah membuat kesepakatan tentang dosen-dosen dari berbagai universitas ternama untuk menjadi pengajar di Jurusan Pertambangan Unpatti. Mereka berasal dari Intitut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI) serta beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Selain para dosen tersebu, dosen Unpatti juga ada yakni mereka yang ikut pelatihan pada lembaga pendidikan pertambangan milik pemerintah di Cepu,” papar Sapteno.

Rekrutmen mahasiswa baru pertambangan, kata Sapteno, juga dilakukan oleh Politeknik Negeri Ambon pada bulan Juni 2016 mendatang. Rencananya, Polnam akan membuka jurusan pertambangan untuk program Diploma-1, Diploma-2 dan Diploma-3.  (ald)

3 thoughts on “Mahasiswa Pertambangan Direkrut Juni, 30 Dosen Unpatti Jalani Training

  1. SDM MTB harus diprioritaskan krena merupakan daerah penghasil dan penemrima dampak sosial dam dampak lingkungan… untuk menghindari ceos sosial/dekstruktif ditengah-tengah masyarakat oleh karena adanya kecemburuan sosial dengan migrasi tenagah kerja dari luar.

    Like

  2. Membaca tulisan dan komentar yang diatas dan juga tulisan lain mengenai blok masela membuat saya menjadi miris, karena terlihat sekali banyak orang maluku yang belum mengerti business process pembangunan kilang LNG terutama aspek SDM yang katanya mau dipersiapkan untuk menyongsong pembangunan dan operasi blok masela di maluku. Hal ini terbukti dari rencana pemda/unpatti yang merencanakan membuka jurusan pertambangan untuk persiapan blok masela. pertanyaannya, apa hubungan jurusan pertambangan dengan blok masela yang adalah blok yang menghasilkan gas, dimana jurusan pertambangan tidak diperlukan untuk pembangunan dan operasional suatu kilang lng. yang kedua, pada saat ini pengerjaan blok masela akan memasuki fase exploitasi, dimana cadangan gas yang telah ditemukan akan diolah dengan proses pemurnian dan di cairkan untuk keperluan pengangkutan dan yang diperlukan adalah jurusan teknik kimia, teknik mesin, teknik elektro, teknik fisika, teknik civil dan struktur, jadi teknik pertambangan tidak ada gunanya disini, kecuali mau gali tanah buat tambang emas, perak, batubara dll., atau kerja di freeport. Yang ke tiga, yang akan menyerap dan memakai sdm adalah INPEX dan para kontraktor EPC yang akan membangun kilang ini, dan mereka yang akan menentukan kualifikasi dan kompetensi sdm yang diperlukan dimana mereka pasti akan memakai tenaga kerja yang sudah berpengalaman di bidang migas, bisa asing, atau engineer nasional yang datang dari luar maluku. fresh graduate S1, S2, S3 dari ambon / maluku cuma bisa foto copy dan catat2 saja…karena pengalaman kerja nol besar… jadi… Unpatti / pemda mesti duduk bicara dengan INPEX, karena mereka yang punya proyek, dan proyek ini dibangun dengan mereka punya uang, bukan uang Maluku dan bukan uang Indonesia, walaupun nanti diganti dalam cost recovery sesudah produksi, yang mana saat ini INPEX tidak akan berbuat apa2 dalam waktu dekat karena keputusan presiden menjadikan proyek ini mundur entah beberapa tahun dari target awal 2024.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s