Yang Dipensiun Dini, Hanya PNS Ijasah SMA Yang Tak Kompeten


satumaluku.com- Kekhawatiran Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tentang banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkot Ambon yang berijasah SMA terkait rasionalisasi PNS, terjawab sudah.

Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi memastikan pemerintah tidak akan langsung memberhentikan ASN yang bukan lulusan sarjana.

PNS yang dipensiun dinikan merupakan pegawai yang tidak kompeten, tidak berkinerja tidak produktif dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

Yuddy mengatakan, realisasi untuk kebijakan ini akan dilakukan pada tahun 2017 dan sedang disiapkan formulasinya. “Jumlah PNS idealnya 1,5 persen dari jumlah penduduk. Jadi kira-kira hanya 3,5 juta PNS yang bekerja tetapi yang kompeten,” ujarnya saat menjawab kontroversi rasionalisasi PNS yang kini sedang meresahkan sebagian besar PNS berijasah SMA, di Bukit Tinggi dilansir Humas Menpan RB, Jumat (8/4/2016).

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja juga menegaskan PNS berijazah SMA ke bawah tidak perlu khawatir dengan rencana kebijakan rasionalisasi yang akan mulai diberlakukan tahun 2017. Pasalnya, rasionalisasi hanya berlaku bagi aparatur sipil negara yang tidak berkinerja, tidak memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki kompetensi.

Menurut dia, rasionalisasi ASN akan didasarkan pada kajian mendalam yang menekankan pentingnya aspek kinerja, kualifikasi, dan kompetensi. “Jadi tidak perlu khawatir bagi pegawai berijazah SMA yang berkinerja. Masih bisa diberikan kesempatan untuk pendidikan,” ujarnya dalam acara Forkompanda di Bukit Tinggi, Jumat (08/04).

Sebelumnya, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menyatakan keberatan dengan rencana pemberlakuan rasionalisasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) berijasah SD, SMP, dan SMA yang akan segera diberlakukan. Pertimbanganya, jumlah PNS berijasah SMA di Ambon masih banyak, sehingga jika diberlakukan akan banyak PNS terkena rasionalisasi. (baca: Banyak Pegawai Berijasah SMA, Pemkot Ambon Keberatan Rasionalisasi PNS)

Jika ingin memberlakukan peraturan baru KemPAN-RB itu, kata Richard Louhenapessy, dibutuhkan pertimbangan yang matang dengan kajian yang betul-betul akurat, karena pasti akan mengorbankan banyak orang. (avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s