Geliat Menciptakan SDM Berkualitas di Maluku Tenggara Barat


satumaluku.com- Nama Kabupaten Maluku Tenggara Barat, belakangan ini, menghiasi lembaran berita berbagai media sejalan dengan ditetapkannya pengelolaan migas Blok Masela di darat (onshore).

Keputusan Presiden Joko Widodo menetapkan pengelolaan blok Masela di darat, tentu akan memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat MTB, terlebih jika wilayah di kabupaten tersebut dipilih sebagai lokasi onshore Blok Masela.

Sudah bisa diprediksi bagaimana geliat ekonomi yang secara langsung memberi manfaat besar bagi masyarakat di MTB. Baik dalam hal lapangan kerja maupun tingkat pertumbuhan ekonomi.

Satu hal menarik, saat Gubernur Maluku Said Assagaf dan sejumlah tokoh Universitas Pattimura membahas tentang pentingnya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) di bidang pertambangan, sejumlah putera daerah MTB telah menjalani pendidikan pertambangan di luar Maluku, tepatnya di Cepu.

Salah satu di antaranya Jovi Sainyakit. Dalam chatting dengan Beta Maluku, Jovi mengatakan, saat ini ada lima putera daerah asal MTB sedang kuliah di Sekolah Tinggi Energi dan Mineral STEM Akamigas, Cepu, Jawa Tengah.

Pembinaan STEM Akamigas Cepu dari teknis akademis dilakukan oleh Kementerian Ristek dan Dikti. Sedangkan dari pembinaan teknis operasional dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

STEM Akamigas memiliki visi untuk memuwujudkan sumber daya manusia profesional di sektor energi dan sumber daya minerl. Sedangkan beberapa misinya adalah memenuhi kebutuhan SDM yang terampil, ahli, profesional dan berintegritas tinggi serta mampu bersaing di pasar global serta mengembangkan pendidikan profesional yang ditujukan pada keahlian di sektor ESDM.

Di STEM Akamigas, ada lima program studi yakni teknik produksi migas, teknis pengolahan migas, teknik instrumetasi kilang, teknik mesin kilang dan logistik migas.

“Kami ada lima orang, semuanya dari MTB. Bulan Juni ini, tiga orang menyelesaikan studi. Sedangkan dua orang lagi tahun depan,” ujar Jovi.

Geliat pendidikan di MTB untuk menyiapkan putera-putera terbaik memang sedang gencar dilaksanakan. Mulai tahun 2015 lalu, Pemkab MTB juga menjalin hubungan kerjasama dengan Pemerintah Northern Territory, Australia.

Pada 14 November 2015 lalu, sebanyak lima siswa dan lima guru dikirim Pemkab MTB selama satu bulan untuk mengikuti program Student Education Program (SEP) 2015 di Darwin, Northern Territory, Australia.

SEP 2015 dilaksanakan antara pemerintah Kabupaten MTB dengan Kormilda College of Darwin NT sebagai wujud kerjasama antara pemerintah Kab MTB dan pihak Kormilda College of Darwin. Tujuan MoU adalah mempromosikan Darwin dan Kormilda College khusus sebagai tempat tujuan untuk peluang pertukaran pendidikan dan budaya bagi siswa dari Saumlaki, Kabupaten MTB melalui student education program. (baca: SALUT! MTB Kirim Siswa dan Guru ke Australia)

Yang terbaru lagi, Pemkab MTB menginisiasi gerakan pendidikan melalui Gerakan Tanimbar Mengajar (GTM). GTM bercita-cita untuk mewujudkan Tanimbar berbudaya, cerdas, dan maju melalui pendidikan yang berkualitas.

Bupati MTB, Bitzael S. Temmar mengatakan MTB masih menghadapi masalah pendidikan yang mendasar berupa proses pendidikan yang belum berkualitas dan lemahnya dukungan masyarakat untuk terlibat memajukan pendidikan. “Kita berharap dengan gerakan ini, dan kalau bisa dilakukan secara berkelanjutan, proses-proses pendidikan bermutu sudah waktunya kita semai,” kata Bupati MTB, Bitzael.

Ia pun berharap GTM mampu mendorong minat banyak orang untuk terlibat dalam memperbaiki mutu pendidikan di kabupaten yang termasuk wilayah perbatasan Indonesia ini. GTM terinspirasi dari Gerakan Indonesia Mengajar yang mengirimkan Pengajar Muda ke MTB.  (petra josua)

One thought on “Geliat Menciptakan SDM Berkualitas di Maluku Tenggara Barat

  1. Membaca tulisan dan komentar yang diatas dan juga tulisan lain mengenai blok masela membuat saya menjadi miris, karena terlihat sekali banyak orang maluku yang belum mengerti business process pembangunan kilang LNG terutama aspek SDM yang katanya mau dipersiapkan untuk menyongsong pembangunan dan operasi blok masela di maluku. Hal ini terbukti dari rencana pemda/unpatti yang merencanakan membuka jurusan pertambangan untuk persiapan blok masela. pertanyaannya, apa hubungan jurusan pertambangan dengan blok masela yang adalah blok yang menghasilkan gas, dimana jurusan pertambangan tidak diperlukan untuk pembangunan dan operasional suatu kilang lng. yang kedua, pada saat ini pengerjaan blok masela akan memasuki fase exploitasi, dimana cadangan gas yang telah ditemukan akan diolah dengan proses pemurnian dan di cairkan untuk keperluan pengangkutan dan yang diperlukan adalah jurusan teknik kimia, teknik mesin, teknik elektro, teknik fisika, teknik civil dan struktur, jadi teknik pertambangan tidak ada gunanya disini, kecuali mau gali tanah buat tambang emas, perak, batubara dll., atau kerja di freeport. Yang ke tiga, yang akan menyerap dan memakai sdm adalah INPEX dan para kontraktor EPC yang akan membangun kilang ini, dan mereka yang akan menentukan kualifikasi dan kompetensi sdm yang diperlukan dimana mereka pasti akan memakai tenaga kerja yang sudah berpengalaman di bidang migas, bisa asing, atau engineer nasional yang datang dari luar maluku. fresh graduate S1, S2, S3 dari ambon / maluku cuma bisa foto copy dan catat2 saja…karena pengalaman kerja nol besar… jadi… Unpatti / pemda mesti duduk bicara dengan INPEX, karena mereka yang punya proyek, dan proyek ini dibangun dengan mereka punya uang, bukan uang Maluku dan bukan uang Indonesia, walaupun nanti diganti dalam cost recovery sesudah produksi, yang mana saat ini INPEX tidak akan berbuat apa2 dalam waktu dekat karena keputusan presiden menjadikan proyek ini mundur entah beberapa tahun dari target awal 2024.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s