21 Perempuan di Maluku Dianugerahi Tanda Kasih dari CCI


AMBON- Perayaan Hari Kartini yang melambangkan kesetaraan gender di Kota Ambon, ditandai dengan pemberian penghargaan kepada 21 perempuan dengan berbagai latar belakang di Maluku. Mereka dianugerahi tanda kasih lembaga kemanusiaan Clerry Cleffy Institute (CCI), Kamis (21/4/2016).

“Yang kami hadirkan di sini adalah orang-orang yang punya pengalaman mengembangkan perubahan dalam masyarakat. Contohnya juru parkir, ia membantu masyarakat untuk mau tertib berlalu lintas dan tertib membayar,” kata Pembina Clerry Cleffy Institute Buce Mailoa pada acara yang berlangsung di pelataran Gong Perdamaian, kawasan Pusat Kota, dilansir Antara.

Tanda kasih berupa penghormatan dengan cara penyematan pin dan penyerahan bunga warna putih itu diberikan kepada perwakilan perempuan Maluku yang berperan dalam mendukung perubahan sosial, di antaranya ibu rumah tangga, guru, PNS, Polwan, dokter, jurnalis, pedagang, tukang sapu jalan, hingga juru parkir.

Menurut Buce, tanda kasih diberikan kepada mereka yang juga memiliki komitmen menjaga perdamaian.

“Sebab perempuan juga ikut menggerakkan perubahan di Maluku yang pernah dilanda konflik sosial,” katanya.

Salah seorang penerima tanda kasih bernama Helmi mengungkapkan rasa syukur karena ada pihak yang peduli pada kaum perempuan.

“Ini jadi motivasi bagi kami perempuan di Ambon dan Maluku agar jadi lebih kuat dan tidak mudah menyerah,” ujar juru parkir di kawasan Jalan Anthony Rebok, Kota Ambon tersebut.

Ia mengaku sudah satu tahun menekuni pekerjaannya itu meskipun sering menghadapi kendala, mulai dari pengendara yang tidak patuh, tidak sabar, bahkan tidak jarang yang melontarkan kata-kata kasar kepadanya.

“Tapi ini tantangan, yang penting pekerjaan saya halal,” katanya.

Buce menyatakan Helmi dan 20 orang lain yang menerima tanda kasih pada peringatan Hari Kartini ini adalah gambaran perempuan yang tidak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga ikut menyokong perekonomian.

“Bermacam cara ditempuh untuk menghasilkan uang guna menghidupi keluarga. Lewat cara tersebut perempuan menghidupkan semangat Raden Ajeng Kartini untuk terus mengabdi kepada keluarga, masyarakat dan kepada ibu pertiwi,” katanya. (ant)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s