Irma Betaubun Fokus ‘Perangi’ Kekerasan Perempuan dan Anak


satumaluku.com- Bakal calon (balon) Wakil Walikota (Wawali) Ambon dari Partai Gerindra, Irma Betaubun mengatakan salah satu fokus yang menjadi perhatiannya adalah “memerangi” kekerasan terhadap perempuan dan anak yang belakangan ini sangat marak terjadi di Kota Ambon.

Hal itu terangkum dalam pengembanan visi dan misi membangun Kota Ambon yang akan dia usung kedepan, karena kesejahteraan masyarakat menjadi hal utama yang ingin diperjuangkan.

Kepada satumaluku.com, Sabtu (23/4/2016), Irma menegaskan tindak kejahatan, kriminalitas atau kekerasan terhadap perempuan dan anak harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu seandainya nanti dia dipercayakan menduduki jabatan Wawali Ambon, maka akan lebih terbuka kesempatan baginya sebagai penentu kebijakan terkait masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal lain yang juga menjadi visi dan misi yang akan diperjuangkannya adalah masalah sosial, terutama yang terkait dengan pembinaan akhlak. ”Mungkin saja selama ini ada program-program pemerintah terkait untuk masalah perempuan dan anak yang belum sampai ke bawah, itu akan menjadi bagian dari perjuangan saya. Peningkatan ketaqwaan dan keimanan ini kan bukan hanya tugas satu orang atau satu agama saja, tapi semua elemen masyarakat punya tugas yang sama dan harus fokus,” tuturnya.

irma-betaubun
Irma Betaubun

Irma juga tak menutupi rasa kesalnya dan miris dengan berbagai kenyataan yang terjadi saat ini, dimana banyak kasus kekerasan terutama kekerasan seksual terhadap perempuan, kebanyakan dilakukan oleh orang dekat mereka sendiri.

”Bahkan yang lebih parah, ada ayah kandung yang tega memperkosa anak kandungnya berkali-kali, dan ini bukan hanya satu kasus tapi ada beberapa kasus di daerah ini. Jadi, memang ini akan menjadi bagian dan fokus saya kalau dipercayakan oleh Partai Gerindra dan masyarakat Kota Ambon,” katanya.

Ditanya, siapa Balon Walikota yang ingin dipasangkan dengannya, Irma mengakui kalau selama berproses, sudah ada beberapa kandidat yang ‘melamarnya’. ”Tapi, saya ini kan kader yang diusung oleh partai. Kemudian, yang punya kursi adalah partai sehingga saya persilahkan mereka untuk bekomunikasi saja dengan partai, karena saya tidak mau memberi sebuah harapan kepada kandidat siapapun, yang nantinya malah menjadi bom waktu untuk partai sendiri,” ungkapnya.

Meski ada dua kader Partai Gerindra yang diusung untuk satu jabatan yang sama, Irma tegaskan bahwa kedepan, apapun yang diputuskan oleh partai, sebagai kader dirinya siap mengamankan dan selalu siap menjadi garda terdepan dalam mengemban amanat partai.(SM-07)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s