Bupati MBD Masih Berharap Kilang Blok Masela Dibangun di Pulau Babar


satumaluku.com- Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas Orno berharap, pembangunan kilang Blok Masela nantinya bisa dibangun di Pulau Babar Kabupaten MBD, karena jarak dan wilayahnya yang lebih dekat dan sesuai kebutuhan.

Kepada wartawan di Ambon usai dilantik oleh Gubernur Maluku, Selasa (26/4/2016), Orno katakan bahwa Pulau Babar sangat memadai untuk menjadi lokasi pembangunan kilang Blok Masela dengan skema darat atau onshore.

”Jaraknya dekat dari Pulau Babar ke lokasi Blok Masela di Pulau Marsela kira-kira 50 mil laut, sehingga kalau dibangun di babar, biayanya akan jauh lebih murah,” katanya.

Kendati demikian, Orno tetap menyerahkan semua keputusan sepenuhnya kepada pemerintah. ”Memang kami sangat berharap kilang itu bisa dibangun di MBD yaitu di Pulau Babar, tapi saya serahkan sepenuhnya semua keputusan kepada pemerintah, dan saya yakin pemerintah akan kaji semua dengan
arif dan bijaksana,” ujarnya.

Selain dekat, Pulau Babar juga memiliki ketersediaan air bersih serta sungai-sungai yang tentunya sangat baik untuk mendukung pengembangan kilang darat.
Karenanya, tambah Orno, tidak salah kalau kilang Blok Masela dibangun di Kabupaten MBD, tepatnya di Pulau Babar.

Menurutnya, selama ini orang hanya tahu kalau Blok Masela adanya di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB). Padahal, sesungguhnya objek eksploitasi gas tersebut adanya di Pulau Marsela, yang notabene masuk dalam wilayah hukum pemerintah Kabupaten MBD.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo pada 23 Maret 2016 lalu memutuskan bahwa kilang migas Blok Masela didirikan di darat. Blok Masela sendiri memiliki cadangan gas terbesar di Indonesia mencapai 10.73 trillion cubic feet (TCF). Begitu besarnya jumlah cadangan tersebut, hingga Blok Masela juga biasa disebut lapangan migas abadi yang bisa dieksploitasi selama 70 tahun ke depan. (febby kaihatu)

2 thoughts on “Bupati MBD Masih Berharap Kilang Blok Masela Dibangun di Pulau Babar

  1. Yth. Redaksi Satu Maluku
    Tidak mendasar kalau blok Masela dekat dengan Pulau Babar. Jarak P. Babar lebih jauh 152 km bandingkan dengan P. Yamdena Keplauan Tanimbar MTB yang berjarak 146 km dari Blok Masela. Pengembangan Blok Masela tidak akan di tempat lain, kecuali di Kepulauan Tanimbar. Secara faktual Berbagai media cetak belum menangkap bahwa berbagai infrasturktur telah dipersiapkan disini sampai dengan Peningkatan kekuatan militer secara besar-besaran nantinya disiapkan disini.
    Sesuai dengan hasil kunjungan Panglima TNI dalam pernyataan bersama prajurit TNI di Markas Batalion 734 Satria Saumlaki, yakni batalion 734 akan ditingkatkan dan diperbesar menjadi 1 Brigif yakni 3-4 batalion AD di Pulau yamdena, akan ada 1 batalion AD masing2 di P. Selaru dan P.Larat (MTB). Untuk Pengembangan angkatan Laut, Lanal Saumlaki ditingkatkan menjadi Pangkalan Utama (Lantalamal) akan ada 1 divisi marinir di pulau Selaru, PosAL di P. Larat, P.Seira dan P. Molu Maru dan Pelabuhan kapal selam AL di Pantai desa Tumbur P. Yamdena (MTB). Sedangkan untuk angkatan Udara, sudah ada Markas Satuan Radar AU di Ilngei P.Yamdena dan akan diperbesar dengan menyiapkan 1 Pangkalan AU di P. Selar, dengan panjang landasan terbesar di Indonesia Timur yaitu 3,5 Km sebagai Pangkalan terpadu sekaligus Komersiel yang akan didarati berbagai pesawat tempur sampai dengan jenis heli scorpion milik AD dan AL di tempatkan di lapangan tersebut.
    Kontroversial Pengembangan Blok Masela cuman Konspirar]si terhadap Kekayaan SDA di Kepulauan Tanimbar, Karena Tahun 1998 sudah ada berbagai penellitan yang dilakukan oleh peneliti Rusia dan Amerika di daratan dan perairan kepulauan Tanimbar, bahwa Sumbuhnya Migas Dunia dan terbesar ada di sini. Tetapi yang Mineral langkah yang terbesar yang dicari oleh 8 negara maju di dunia yaitu Uranium terdapat di P. Yamdena dan Perairan Tanimbar. sehingga jangan heran kalu Rizal Ramli mengatakan dengan Blok Masela, kawasan ini akan lbih mewah dari Qatar. karena itu dikawatirkan daerah ini menjadi rebutan sehingga Kekuatan militer secara besar-besaran di bangun di kepulauan Tanimbar.
    lihat saja pangkalan Amerika di Darwin karena kelak punya kepentingan dengan daerah ini. Pengamat Militer conie Rahakudini Bakrie mengatakan bahwa Australia sangat mengincar pulau Tanimbar karena selain migas Masela dan yang sangat mencengangankan kekayaan SDA di pulau tersebut.

    Like

  2. CONNIE: BLOK MASELA KEKAYAANYA 7 KALI LEBIH BESAR DARI BRUNAI
    Rabu, 02 Mar 2016 – 15:44:10 WIB

    JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie mengatakan, persoalan Blok Masela harus dilihat secara komprehensif tidak hanya dilihat dengan kacamata Jakarta saja.

    Selama ini, lanjut dia, yang selalu dipersoalkan dalam Blok Masela hanya terpaku pada persoalan proyeknya saja tanpa memikirkan aspek lainnya.

    “Bicara Blok Masela bukan hanya proyek saja. tapi harus juga memikirkan aspek di sekelilingnya seperti kehidupan manusia dan pertahanan keamanan dan tentu saja persoalan adat juga harusnya dipikirkan,” kata dia di Nusantara V DPR RI Jakarta, Rabu (02/03/2016).

    Seperti diketahui, lanjut dia, bicara Blok Masela tidak bisa lepas dari salah satu pulau bernama Tanimbar, yakni salah satu pulau yang berada dalam area blok tersebut sekaligus merupakan pintu terdepan kawasan ASEAN bagian selatan, yang langsung berhubungan dengan Australia.

    Artinya, paparnya, bicara Blok Masela berarti harus juga memperhatikan soal pertahanan keamanan

    “Jangan sampai pulau Tanimbar tidak diperhatikan dari aspek pertahanan kemanannya karena pulau ini pulau terdepan Indonesia yang berhadapan dengan Australia. jarak Tanimbar ke Australia hanya 350 km. Seperti diketahui Australia punya kebijakan Zona Ekonomi Eksklusifnya dimana mereka bisa memantau 1.000 kilometer di luar wilayahnya. Artinya Australia bisa dengan leluasa memasuki wilayah kita yakni Tanimbar, bahkan Australia dalam sehari bisa 19 kali melanggar wilayah udara kita, jadi saya kira skema offshore (di laut) lebih tepat dalam rangka penguatan wilayah kedaulatan kita di samping bicara soal proyek saja,” ungkap dia.

    Lebih mencengangkan lagi, ungkap Connie, sumber daya alam yang terkandung di pulau tersebut sangat luar biasa dan sudah sepantasnya dijaga dengan kekuatan dan pertahanan militer yang memadai.

    “Masela kekayaannya tujuh kali dari Brunei, jadi memang sudah seharusnya dijaga dengan memperkuat armada laut kita,” tutup dia.(yn)

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s