Koalisi Save Romang Island Sebut Penguasa Buka Ruang ke PT GBU


satumaluku.com- Masih leluasanya PT Gemala Borneo Utama (GBU) melakukan eksploitasi terhadap kekayaan emas yang ada di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), bahkan sampai membawanya keluar daerah tersebut, membuat Koalisi Save Romang Island tak bisa tinggal diam.

Selasa (26/4), Koalisi Save Romang Island melakukan aksi demo di depan Gong Perdamaian, guna menyerukan semua pihak menyelamatkan Pulau Romang dari cengkraman para perampas kekayaan alam mereka.

Mereka juga meminta aparat TNI dan Polri agar mengusut kasus penyelundupan dua ton emas dari Pulau Romang, yang dilakukan oleh PT GBU.

Koordinator Lapangan Koalisi save Romang Island, Christian Sea saat berorasi menegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam kasus penyelendupan emas tersebut, baik PT GBU atau pihak manapun, harus diusut dan ditindak tegas. Bahkan, menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku harus mencabut izin PT GBU yang hanya merugikan rakyat di MBD.

Dikatakan, Romang adalah salah satu pulau kecil di MBD yang memiliki beragam potensi sumber daya alam mulai dari madu hutan, cengkeh, pala dan potensi perikanan yang selama ini menjadi tempat masyarakat menggantungkan hidup mereka secara turun temurun.

Menurutnya, salah satu potensi Pulau Romang yang menjadi incaran pada bandit ekonomi yang bernaung di bawah PT GBU adalah sumber daya emas murni yang secara membabi buta sudah dicuri oleh perusahaan tersebut.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat Pulau Romang sudah berupaya menolak kehadiran PT GBU, karena aktivitasnya sudah secara terang benderang mengancam kelangsungan ekologi, eksistensi masyarakat adat dan hak ulayatnya, bahkan manusia yang ada di Pulau Romang.

Sayangnya, perjuangan mereka belum berhasil lantaran ada sejumlah penguasa baik lokal bahkan sampai nasional yang membuka ruang kepada PT GBU untuk terus melakukan eksploitasi sumber daya emas untuk keuntungan pribadi mereka dan mengabaikan aspirasi masyarakat adat Pulau Romang.

Untuk itu, lewat aksi demo tersebut, Christian bersama Koalisi Save Romang Island yang merupakan gabungan dari berbagai elemen kepemudaan Maluku mengajak seluruh masyarakat adat Maluku untuk bersama-sama menunjukan keberpihakan kepada masyarakat adat Pulau Romang yang saat ini sudah dirampas hak ulayatnya oleh raksasa kapital yang bertopeng PT GBU.

”Keberpihakan kita semua sangat penting, sebab ada sejumlah manusia di Pulau Romang yang perlu diselematkan, ada lingkungan yang perlu dilindungi dan ada hak ulayat masyarakat adat yang harus dikembalikan,” katanya.

Menurutnya, keberpihakan kepada Pulau Romang adalah bentuk dukungan moral yang sangat berharga bagi upaya penghapusan ketidakadilan dan penindasan yang terjadi di sana.  (febby kaihatu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s