BNNP Maluku Pacu Peran Dunia Pendidikan Lawan Narkoba


satumaluku.com- Peredaran narkoba yang sudah menyusupi sampai ke bangku sekolah, membuat Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku harus mengambil tindakan siaga. Salah satunya, dengan memacu peran dunia pendidikan dalam upaya program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Untuk itu, pada Selasa (3/5) kemarin.

BNNP Maluku menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Peranan dan Partisipasi Lingkungan Pendidikan Dalam Upaya P4GN, yang berlangsung di Hotel New Mulia. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, melibatkan para guru SMA di Kota Ambon dan para dosen dari berbagai universitas di Ambon.

Rakor dibuka Kepala BNNP Maluku, Drs M. Arif Dimjati. Menurut Dimjati BNNP Maluku menyadari kalau saat ini lingkungan pendidikan adalah lingkungan yang sangat strategis, yang menjadi institusi penyebaran nilai-nilai yang baik, ilmu pengetahuan termasuk masalah perilaku.

Karenanya, rakor yang dilaksanakan tersebut, menurutnya sangat strategis karena anak memasuki usia remaja saat mereka masuk SMA dan perguruan tinggi. ”Kalau nanti sudah mahasiswa, anak bisa lebih mengerti dan memilih mana yang baik dan yang buruk bagi diri mereka sendiri, karena seorang mahasiswa tentunya punya kemampuan analisis,” katanya.

Karenanya, ia berharap melalui rakor ini para guru dan dosen nantinya bisa berdiskusi dengan BNN tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. ”Semoga setelah kegiatan ini, lingkungan pendidikan juga bisa melakukan kegiatan P4GN secara mandiri,” tandasnya.

Artinya, lanjut Dimjati, dunia pendidikan bisa secara mandiri menyebarkan informasi hidup sehat tanpa narkoba di lingkungan masing-masing. ”Jadi, bisa dengan kegiatan sosialisasi seperti pemasangan spanduk atau baliho di lingkungan pendidikan agar anak didik bisa melihat bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya dan bisa merusak kesehatan maupun masa depan. ”Mereka ini adalah masa depan bangsa, jadi jangan sampai terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, karena bisa merusak kesehatan dan masa depan mereka sendiri.

Karenanya, kita undang para guru dan dosen untuk bisa menyampaikan kepada anak didik agar mereka juga terhindar dari ancaman narkoba yang ada di depan mata. Sindikat narkoba ini selalu akan berusaha dengan berbagai cara, agar anak-anak kita terjerumus. Karenanya harus waspada,” tuturnya.

Dalam rakor tersebut, Kepala BNNP Maluku M. Arief Dimjati juga menjadi nara sumber utama yang menyampaikan materi tentang bahaya penggunaan narkoba, didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Maluku, Benny Timisela sebagai moderator.

Sementara itu, ditanya tentang aktivitas satgas Anti Narkoba yang beberapa waktu lalu telah dibentuk oleh BNNP Maluku di lingkungan sekolah maupun kampus, Arief Dimjati katakan bahwa dalam rakor tersebut juga akan dibahas sejauh mana satgas-satgas tersebut berperan dan berkontribusi terhadap pelaksanaan P4GN di lingkungan masing-masing.

”Pada akhir tahun 2015 lalu, kita pernah melakukan evaluasi dan hasilnya cukup efektif karena mereka adalah agen-agen yang menyebarkan informasi tentang hidup tanpa narkoba. Tahun 2016 ini juga akan ada tindak lanjut dan satgas-satgas yang ada akan makin diberdayakan,” demikian Arief Dimjati.(febby kaihatu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s