Edwin Sudah; Giliran Amran, Sam Latuconsina dan Hendri Canon Diperiksa KPK


satumaluku.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan maraton Rabu (5/4/2016) terhadap sejumlah pejabat dari Maluku. Mereka adalah Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, Amran HI Mustary, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, Wakil Wali Kota Ambon Sam Latuconsina sebagai saksi dan pengusaha asal Maluku Hendri Canon juga sebagai saksi.

Sehari sebelumnya, yakni Selasa (3/5/2016), KPK juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Maluku Edwin Huwae sebagai saksi. 

Amran menjalani pemeriksaan sebagai tersangka untuk pertama kalinya. “Diperiksa sebagai tersangka,” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Selain Amran, KPK juga memanggil tersangka baru lain dalam kasus suap terkait proyek pembangunan jalan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yakni anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN Andi Taufan Tiro.

Sementara Sam Latuconsina (Muhammad Armyn Syarif Latuconsina) serta pengusaha Hendri Canon diperiksa sebagai saksi atas tersangka Anggota Komisi V DPR Andi Taufan Tiro (ATT). “Dia (Armyn) diperiksa untuk tersangka ATT,” tambah Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Selasa (3/5/2016), KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Edwin Adrian Huwae dan Jony Laos (swasta/pengusaha konstruksi di Provinsi Maluku Utara).

“Edwin hadir, Jony Laos tidak hadir. Edwin dimintai keterangan tentang hubungan dia dengan tersangka yang terkait dengan kasus suap proyek jalan,” kata Yuyuk Selasa (3/5/2016).

Para pejabat dan pengusaha dari Maluku serta anggota DPR RI ini semuanya diperiksa terkait kasus suap dalam proyek jalan Trans Seram. Dalam perkara ini, KPK sudah menetapkan tujuh tersangka. Masing-masing sebagai pemberi suap Direktur Utama (Dirut) PT Windhu Tunggal Utama (WTU) Abdul Khoir (kini terdakwa) dengan enam penerima suap.

Keenamnya adalah anggota Komisi V DPR dari Fraksi PDIP yang kini dipecat Damayanti Wisnu Putranti, anggota Komisi V yang sudah dirotasi ke Komisi X dari Fraksi Partai Golkar Budi Supriyanto.

Selanjutnya, Dessy Ariyati Edwin (ibu rumah tangga), Julia Prasetyarini (agen asuransi), anggota Komisi V DPR dari Fraksi PAN yang juga Wakil Ketua Umum DPP PAN Bidang Infrastruktur Andi Taufan Tiro, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX Kementerian PUPR yang membawahi Provinsi Maluku-Maluku Utara Amran HI Mustary. (avp)

One thought on “Edwin Sudah; Giliran Amran, Sam Latuconsina dan Hendri Canon Diperiksa KPK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s