Pangdam Pattimura Minta Maaf, Anggota TNI yang Dikeroyok Oknum Polisi Diproses Hukum


satumaluku.com- Panglima Kodam XVI Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo meminta maaf secara terbuka atas kasus perkelahian oknum prajurit TNI dengan para petugas Patroli Reaksi Cepat (PRC) Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada Rabu, 18 Mei 2016.

Pangdam juga telah memerintahkan aparatnya memproses hukum Kopral Dua Frejon Paliama, oknum tentara yang memukuli polisi petugas PRC. Aparat Profesi dan Pengamanan Polda Maluku serta Polisi Militer Kodam Pattimura sudah menginvestigasi kasus itu.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura, Kolonel Arh M. Hasyim Lalhakim, melalui siaran persnya menegaskan bahwa hubungan aparat TNI dan Polri selama ini di Maluku sangat harmonis. Kejadian itu adalah ulah oknum yang memang perlu dihukum.

“Pangdam telah meminta maaf kepada Kapolda atas kejadian tersebut, memberikan pelayanan pengobatan kepada anggota Polisi dan oknum anggota TNI yang terluka. Memerintahkan Danpomdam (Komandan Polisi Militer Kodam Pattimura) untuk mengadakan pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hasyim.

Kapendam juga menuturkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan diperoleh informasi bahwa pada pukul 10.15 WIT, Kopda Frejon dalam keadaan mabuk. Dia lalu meneriaki patroli Polisi yang sedang melintas di Jalan Dr Tamaela, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Ambon. Patroli berhenti dan seorang Polisi menanyakan kenapa meneriaki mereka. Tetapi Kopda Frejon langsung memukul polisi itu sehingga terjadi keributan.

“Anggota TNI AD atas nama Kopda Frejon Paliama berasal dari Kesatuan Yonif 315/Garuda. Dia sedang melaksanakan cuti. Di samping itu adanya informasi dari Danyon 315/Garuda yang menyatakan bahwa Kopda Frejon sering membuat ulah di satuan,” ujar Kapendam.

Diberitakan sebelumnya, salah satu oknum anggota TNI yang sedang mengenakan seragam dinas, Frejon Paliama mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya akibat dikeroyok sejumlah anggota PRC Polres Pulau Ambon dan Pulau Lease di Petak 10 Jl. Dr. Tamaela Kel. Mangga Dua Kec. Nusaniwe Kota Ambon. Kejadian berawal ketika Palijama yang sementara duduk, didatangi seorang seorang anggota PRC Polres P. Ambon dan P.P. Lease, Faizal L yang langsung mendaratkan pukulan ke wajahnya. 

Menurut keterangan dari saksi di lokasi tempat kejadian perkara Rika Kolorem (43), sejumlah anggota PRC kemudian dari mobil patroli kurang lebih 10 orang mengeroyok Kopda Frejon Paliama dengan menggunakan popor senjata sehingga yang bersangkutan mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh.

Setelah para anggota PRC itu pergi meninggalkan Kopda Frejon Paliama, tak berselang lama rekan-rekan Paliama sesama anggota TNI tiba di TKP bersenjata lengkap. Ketegangan sempat terjadi dan membuat kerumunan massa namun segera dibubarkan oleh petinggi TNI dan Polri yang turun langsung ke TKP dan mengamankan anggota PRC dimaksud.

Kopda Frejon Paliama saat ini tengah berada di Kota Ambon dalam rangka cuti untuk menghadiri acara pernikahan keponakannya. Sebelum kejadian prajurit Kostrad 315/Garuda itu telah melaksanakan laporan kedatangan cutinya di Kodim 1504/Ambon.
(avp)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s