Maluku Berduka, Alex Litaay Meninggal, Bendera Setengah Tiang untuk Sang Pejuang


satumaluku.com- Rakyat Maluku berduka. Salah satu Putera Terbaik Maluku yang menjabat Duta Besar Republik Indonesia untuk Kroasia Alex Litaay, meninggal dunia akibat serangan jantung di tempat tugasnya Zagreb, Kroasia, Minggu (26/6/2016) pukul 10.30 waktu setempat.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Lestari Priansari Marsudi sudah memastikan berita kematian Tokoh Maluku yang sangat dihormati para politisi lokal dan nasional itu. Dia memastikan pihaknya tengah mengurus pemulangan jenazah Bung Lexy begitu sapaan akrab Alex Litaay di kalangan poltisi. Hanya belum dipastikan, kapan jenasah mantan Sekjen DPP PDI Perjuangan itu akan terbangkan dari Kroasia.

Alex Litaay dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Republik Kroasia, pada tanggal 13 Januari 2016. Saat pelepasan Alex Litaay ke Kroasia, Sabtu malam (30/1/2016) di Balairung Komplek DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, yang dihadiri banyak tokoh, termasuk Gubernur Maluku Said Assegaf, Alex sempat berkelakar terkait salah satu spanduk bertuliskan Amatoo. “Kalau perginya sebentar, orang Maluku itu hanya bilang daag. Tapi, kalau pergi lama sekali, mereka bilang amatoo yang artinya selamat jalan,” imbuhnya, saat itu. (baca: AMATOO.. Dubes RI untuk Kroasia Alex Litaay)

Sebelum menjabat Dubes RI di Kroasia, Putra Maluku asal Negeri Ulath, Saparua, yang lahir pada 1 Oktober 1948 ini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat selama tiga periode yakni sejak tahun 1999 – 2014.

Perjuangan putra pasangan Mezaac J Litaay dan Marthina Hobertina Toisuta ini di kancah politik sudah cukup lama. Setelah melengkapi masa pendidikan dasar di SMP YPK Sorong, Irian Jaya (1962-1965) dan SMA Negeri 1 Ambon (1964-1967), Alexander yang memilih kuliah di Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris FKIP Universitas Pattimura Ambon (1968-1972) aktif berorganisasi.

Di tahun 1969, Alexander menjadi anggota Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon tahun 1969 dan masuk Parkindo Maluku dua tahun kemudian. Jabatan Wakil Ketua BPC GMKI Ambon (1974-1976) dan Sekretaris PP GMKI Regional Maluku dan Irian Jaya, Ambon (1976-1978) pernah didudukinya. Bersamaan dengan itu ia juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Dewan Mahasiswa Unpatti (1974-1978) dan Pengurus KNPI Ambon (1977-1978).

Setelah dari Unpatti (1968-1972), Alexander melanjutkan kariernya ke Jakarta. Ia aktif di GMKI menjadi Sekretaris Bidang Pendidikan Kader PP GMKI (1978-1980), Ketua Bidang Pembinaan Anggota PP GMKI (1980-1982), Kepala Bidang External PP GMKI (1982-1984), dan Ketua Umum PP GMKI (1984). Di saat yang sama ia menerima jabatan pula sebagai Ketua DPP KNPI hingga tahun 1987.

Periode 1987-1989, ia ini dipercaya sebagai Ketua DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), yang dilanjutkan dengan posisi Ketua Umum. Dari sinilah Alexander lalu disunting PDI Perjuangan, hingga memberinya jabatan penting sebagai Sekretaris Jenderal dalam dua periode sekaligus yakni 1993-1998 dan 1998-2000.

Dari pernikahannya dengan Maureen Littay M, mantan guru SMA Kristen Ambon (1970-1975) yang fasih berbahasa Inggris dan Belanda ini dikaruniai tiga orang anak yaitu Natasya Alexandra Litaay, Adventya Zamyra Litaay, dan Thomas Mandela Demokrasio Litaay.

Sementara itu, PDI Perjuangan memerintahkan struktur Partai Moncong Putih itu untuk mengibarkan Bendera Partai setengah tiang Sebagai Ucapan Duka Kepada almarhum.

“Guna menghormati jasa-jasa beliau, Partai memberikan penghormatan dengan menginstruksikan pada Sekuruh jajaran struktural Partai untuk mengibarkan bendera Partai setengah tiang selama 7 hari, terhitung 27 Juni 2016,” demikian rilis DPP PDIP yang dilansir lewat media sosial. (ald)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s