Tiga Kepala SKPD Telah Diajukan jadi Penjabat Wali Kota Ambon


Ambon- Tiga Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Maluku telah diajukan Gubernur Said Assagaff untuk mengisi kekosongan pemerintahan pasca berakhirnya masa jabatan Richard Louhenapessy dan Muhammad Armyn Syarif Latuconsina yang akan berakhir pada 4 Agustus 2016.

Selain Kota Ambon, Gubernur juga pada Agustus mendatang akan mengajukan calon Penjabat Bupati Seram Bagian Barat untuk mengisi kekosongan pasca berakhirnya Bupati definitif Bob Puttileihalat pada September 2016 mendatang.

Sekda Maluku Hamin Bin Thaher dikonfirmasi Antara, Minggu, membenarkan pengusulan Penjabat Wali Kota Ambon telah disampaikan ke Mendagri sejak pekan lalu.

“Sedikitnya tiga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemprov Maluku yang dinilai layak untuk jabatan Penjabat Wali Kota Ambon telah diusulkan ke Mendagri,” ujarnya.¬†Hanya saja, tiga pejabat yang diusulkan tidak dirinci identitasnya.

Sekda memastikan jabatan Wali Kota Ambon tidak boleh lowong setelah berakhirnya masa jabatan Richard.

“Jadi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepegawaian (Baperjakat) Pemprov Maluku mengajukan pejabat yang dinilai berkompeten untuk formasi Penjabat Wali Kota Ambon, selanjutnya dievaluasi untuk memutuskan tiga orang diusulkan ke Mendagri,” kata Sekda.

Dia mengisyaratkan pejabat di jajaran Pemprov Maluku yang berperilaku jujur, menaati peraturan dan berdedikasi tinggi berpeluang menjadi Penjabat Wali Kota Ambon.

Hamin mengemukakan Bupati Seram Bagian Barat (SBB) Jacobus Puttileihalat dan Wakil Bupati M Husni, masa jabatannya juga akan berakhir pada 13 September 2016.

Pengusulan Penjabat Bupati SBB dijadwalkan pada Agustus 2016.

Sedangkan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Buru berakhir pada 2 Februari 2017 atau 13 hari menjelang Pilkada serentak kelompok kedua.

Di Maluku tercatat Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal dan Wakil Bupati Marlattu Leleurry masa jabatannya berakhir pada 8 September 2017 serta Bupati Maluku Tenggara Barat Bitzael Temmar dan Wakil Bupati Paulus Werembinan (16 April 2017).

Pilkada serentak kelompok pertama di Maluku pada 9 Desember 2015 meliputi kabupaten Kepulauan Aru, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), kabupaten Buru Selatan dan kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Sedangkan, Pilkada serentak kelompok ketiga dijadwalkan Juni 2018 yakni Bupati Maluku Tenggara dan Wali Kota Tual yang masa jabatan masing – masing berakhir pada 31 Oktober 2018 serta Pilkada Maluku dengan Gubernur Said Assagaff dan Wagub Zeth Sahuburua berakhir pada 10 Maret 2019. (ald/ant)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s