JAZIRAH Menanti PERUBAHAN


Keterbelakangan dan ketertinggalan di tengah kebebasan pembangunan daerah yang diserahkan sepenuhnya kepada daerah masing–masing. Tetapi yang terjadi adalah marjinalisasi, ketidakadilan dalam pembangunan, kebijakan yang diskiriminasi, ketidakadilan dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

Dengan kondisi kekinian lapangan pekerjaan semakin sempit karena Bupati yang tidak mempunyai Political Will. Padahal setiap tahun seluruh Universitas Negeri maupun Swasta melahirkan sarjana – sarjana muda.

Jka Kabupaten Maluku Tengah dijadikan sebagai ladang pencarian pekerjaan maka itu tidak mungkin, karena Menteri Peberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan Keputusan Moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil untuk Kabupaten Maluku Tengah sampai tahun 2027.

Pertanyaannya hari ini sarjana muda yang telah dilahirkan oleh Universitas Negeri maupun Swasta mau bekerja dimana? Maka untuk menjawabnya Pembentukan Daerah Otonomi Baru adalah bagian dari solusinya.

Untuk menjawab pembentukan Jazirah Leihitu sebagai Daerah Otonomi Baru dan bisa menjawab kebutuhan itu adalah putra-putri terbaik Jazirah Leihitu, maka dalam perhelatan Pilkada Kabupaten Maluku Tengah tahun 2017 tidak ada pilihan lain kecuali putra–putri terbaik Jazirah Leihitu yang memimpin.

Dalam kajian GARANZI bahwa Bapak Abdul Aziz Mahulette, SH yang juga merupakan anak adat Jazirah Leihitu masih berpeluang menjadi Calon Bupati pada Pilkada Kabupaten Maluku Tengah, karena dengan adanya beberapa Partai dari tingkat Kabupaten dan Provinsi merekomendasikan ke DPP salah satunya adalah Partai Golkar yang dalam Keputusan DPD Provinsi Maluku merekomendasikan tiga (3) pasangan dan satu (1) perorangan untuk menjadi calon bupati dari partai Golkar diantaranya ;

1. Abdul Aziz Mahulette. SH – Johan J. Lewerissa. SH.,MH
2. Hamzah Sangajdi. SH – Roby Tutuhatunewa
3. Abua Tuasikal. SH – Marlatu Leleury
4. Moda Latupono

Untuk memenuhi syarat keputusan dalam penetapan rekomendasi, Partai Golakar akan melakukan Survey ulang di beberapa wilayah salah satunya di Jazirah Leihitu.

Maka untuk menjawab semua keresahan dan kebutuhan masyarakat Jazirah Leihitu akan Perubahan yang sedang di perjuangkan Consorsium Pemekaran Jazirah Leihitu, Maka dalam Pilkada Kabupaten Maluku Tengah Putra Jazirah harus Menjadi Bupati Maluku Tengah. (*)

logo jazirah

Gerakan Rakyat Untuk Abdul Azis Mahulette – Johan Lewerissa (Azis-Ony)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s