Mahasiswa FKIP Unpatti Tolak Program Guru Garis Depan, Gubernur Telepon Dirjen Guru


Ambon- Sikap keras mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) menolak program Guru Garis Depan (GGD) karena merugikan sumber daya manusia (SDM) di Maluku, direspon Gubernur Said Assagaff.

Menurut Gubernur, dia sudah berbicara langsung melalui telepon seluler dengan Dirjen Guru di Jakarta yang sedang melakukan rapat bersama dengan Dekan FKIP Unpatti Ambon maupun Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku untuk membahas tuntutan yang disampaikan oleh DPMF-KIP UNPATTI.

“Hasil rapat itu, bahwa ada kesepakatan seleksi untuk program GGD akan diberikan kewenangan kepada Unpatti Ambon. jadi, tidak lagi perguruan tinggi di luar Maluku. Itu kesepakatan dalam rapat, sehingga kuota GGD di Maluku, diberikan kesempatan kepada putra-putri asal daerah ini,” katanya saat menerima para pendemo dari DPMF-KIP Unpatti, di Ambon, Senin, dilansir Antara.

Gubernur juga berharap supaya tenaga-tenaga guru yang akan berpartisipasi di program GGD itu, sebagian besar atau 95 persen adalah anak-anak dari Maluku. Nanti sisa lima persen diberi ruang untuk guru-guru dari luar Maluku datang mengajar di daerah ini.

“Kita berada dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu banyak juga guru orang Maluku yang bertugas di Sumatera, NTT, Riau, Papua dan daerah lainnya. Mereka juga diberikan hak dan kesempatan untuk mengajar di daerah tersebut,” ujarnya.

“Saya juga berharap guru-guru ke depan adalah orang-orang yang pintar mengenal daerah. Bukan orang yang tidak mengenal daerah lalu datang mengajar di sini. Harus tahu falsafah dan jati diri orang maupun kondisi daerah Maluku, sehingga itu bisa diteruskan ke anak-anak di daerah perbatasan,” tandas Gubernur.

Sedangkan, DPMF-KIP UNPATTI, dalam tuntutan mereka, bahwa setelah mengkaji dampak pelaksanaan program tersebut, itu sangat merugikan sumber daya manusia di daerah ini.

“Faktanya bahwa pada 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan merekrut sekitar 540 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk ditempatkan di Maluku melalui program GGD,” kata Ketua DPMF-KIP UNPATTI Julius Somar, saat membacakan pernyataan sikap penolakan program GGD di Provinsi Maluku, yang merekrut guru dari Jawa dan Sumatera.

Untuk mengikuti program GGD itu, lanjutnya, persyaratan pernah mengikuti program sarjana mengajar 3T (SM3T) dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Itu berarti semua lulusan LPTK di Maluku tidak memenuhi syarat untuk itu, karena izin PPG hanya diberikan kepada LPTK ex IKIP.

“Akan terjadi droping guru dari daerah Jawa dan Sumatera untuk mengisi formasi guru PNS di Maluku. Jadi dalam waktu empat tahun ke depan formasi guru PNS, akan terisi penuh oleh lulusan LPTK dari luar Maluku,” ujarnya.

Kalau program GGD ini terealisasi, dengan merekrut guru dari Jawa dan Sumatera, dikhawatirkan muncul masalah sosial baru di Maluku, yakni bertambahnya jumlah sarjana pendidikan yang menganggur.

Karena itu, pihaknya menolak program GGD dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diberlakukan di Maluku.

“Jika program ini diberlakukan, perekrutan tenaga guru PNS harus berasal dari lulusan LPTK di wilayah Maluku tidak diperkenankan bagi lulusan dari luar Maluku,” tegasnya.

Karena itu, pihaknya meminta Pemprov maupun DPRD Maluku untuk mengambil kebijakan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat setempat.

“Program GGD bukan solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan pendidikan di Maluku tetapi sebaliknya menambahk kemiskinan bagi masyarakat di daerah ini,” kata Julius.

Karena itu, kepada seluruh civitas akademika FKIP terutama para alumni FKIP untuk bersama-sama bergerak menolak perekrutan guru untuk program GGD dari luar Provinsi Maluku. (alv/ant)

One thought on “Mahasiswa FKIP Unpatti Tolak Program Guru Garis Depan, Gubernur Telepon Dirjen Guru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s