DRM Ingin Bangkitkan Kejayaan Rempah-Rempah Maluku


satumaluku.com- Kepulauan Maluku melalui rempah-rempahnya sudah tercatat di banyak manuskrip kuno sebagai bagian penting pembentukan peradaban dunia. Lantaran itu, lewat Kongres Dewan Rempah Maluku (DRM) tanggal 26 dan 27 Agustus nanti, jalur rempah dunia ini ingin dibangkitkan kembali.

“Pelaksanaan Kongres DRM nanti, dimaksudkan juga untuk membangkitkan semangat rempah-rempah Maluku yang pernah berjaya pada masa lalu,” ujar Ketua Panitia Kongres DRM Dr. Djalaludin Salampessy, S.Pi, M.Si, di Ambon kemarin.

Djalaludin yang juga Wakil Ketua Dewan Pakar DRM ini mengingatkan, kemahsyuran Nusantara, khususnya Kepulauan Maluku lewat rempah-rempahnya ketika itu, membut raja-raja Portugis maupun Spanyol menggelontorkan banyak dana kepada para pelautnya, untuk menempuh perjalanan panjang mencari pusat rempah-rempah dunia. Dan perjalanan panjang yang dikenal dengan istilah Jalur Rempah itu, mengantarkan mereka tiba di Maluku.

“Kemasyhuran Jalur Rempah ini yang menyemangati Kongres dengan tema ‘Menapak Jalur Rempah: Cengkeh Pala Berdaya Saing Menciptakan Kesejahteraan Masyarakat’ ini. Gagasannya untuk kembali membangkitkan kejayaan rempah di Kepulauab Maluku, sehingga komoditas ini punya daya saing,” ujarnya.

Senada dengan Djalaludin, Dewan Pakar DRM Prof. Dr. Ir. A. Kastanya, MS, juga mengingatkan, rempah-rempah dari Maluku, dengan kualitas nomor wahid dan berharga mahal serta terkenal di dunia itu, kemudian diperdagangkan di Jawa dan Sumatera, yang membuat Kerajaan Sriwijaya hingga Banten menjadi pusat perdagangannya.

“Komoditas ini kemudian terkenal ke seantero dunia karena bisa menyejahterakan para pedagang, terutama dari Portugis, Spanyol dan Belanda, yang ikut berdagang di Jalur Rempah tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, kolega Agus di Dewan Pakar DRM, Dr. Ir. Ilyas Marzuki, M.Si menilai, kongres yang akan digelar menjadi moment penting untuk lebih memperhatikan para petani cengkeh dan pala.

“Lewat momen ini kita berharap semua stake holder bisa bersinergi, terutama dalam konteks perdagangan, sehingga petani bisa mendapatkan kemanfaatan yang sebaik-baiknya dan rempah-rempah di Maluku bisa lebih berkembang. Apalagi ekonomi di Maluku ini, ikut ditopang juga oleh komoditas pala dan cengkeh,” ujarnya.(zal)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s