Kota Ambon Dianugerahi Penghargaan Implementasi Smart City Nusantara


satumaluku.com- Pemerintah Kota Ambon menerima Piagam Penghargaan Implementasi Smart City Nusantara sebagai Pemerintah yang telah siap mengimplementasikan Smart City Nusantara.

Penyerahan penghargaan dilakukan General Manager PT Telkom Indonesia Wilayah Maluku Lonely Simanjuntak dan diterima oleh Sekretaris Kota Ambon Bapak A. G. Latuheru. SH, M.Si dari GM PT Telkom Indonesia Wilayah Maluku Bapak, di Balai Kota Ambon, Kamis (25/8/2016).

Penghargaan yang sama juga diberikan PT.Telkom Indonesia kepada 30 Provinsi/Kota/Kabupaten di Seluruh Indonesia dengan pertimbangan komitmen tinggi dalam penerapan Layanan Elektronik System pada berbagai Pelayanan Publik.

Pelayanan publik dimaksud meliputi penerapan LPSE secara online, e-government, e-office, e-surat, e-lapor, e-payment dan beberapa aplikasi yang akan diterapkan secara online system.

Smart City Forum 2016

Sementara itu, Kota Bandung akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara Indonesia Smart City Forum 2016 yang akan digelar pada 2-3 September mendatang di Trans Luxury Hotel. Kota Bandung berinisiatif menggagas acara tersebut agar menjadi tempat berbagi serta berkolaborasi dengan kota dan kabupaten di Indonesia terkait penerapan smart city.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Kota Bandung berinisiatif menggelar acara Indonesia Smart City Forum 2016 karena menjadi bagian dari hakikat pembangunan sebuah kota. Dengan melakukan pendekatan teknologi dalam pelayanan publik dapat mempermudah masyarakat untuk mengurus berbagai urusan.

Emil mengungkapkan, penerapan smart city di Indonesia sendiri belum begitu maksimal yakni baru sekitar 30 persen. Padahal penerapan smart city telah lebih dulu dilakukan di negara-negara lain.

“Makanya kan smart city ini ada di Barcelona, Tokyo dan ada di mana-mana. Saking tiap-tiap negara punya teknologi dan cara sendiri. Untuk orang Indonesia kita milih beli ke orang atau bikin sendiri atau berbagi. PR republik masih banyak dan menurut saya kemajuan baru 30 persen lah ya.
Artinya mengejar ke semua Indonesia canggih 100 persen butuh waktu,” ucapnya.

Emil menyebut, melalui gelaran Indonesia Smart City Forum ini menjadi salah satu cara untuk memaksimalkan penerapan smart city di berbagai wilayah di Indonesia. Sebab banyak sekali kemudahan yang akan didapat dengan penerapan teknologi smart city ini. (ald)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s