Perempuan Maluku Harus Ingat Perjuangan Martha Christina Tiahahu


satumaluku.com- seluruh perempuan di Maluku harus mengingatkan selalu perjuangan pahlawan nasional Martha Christina Tiahauw yang dengan berani melakukan perlawanan terhadap bangsa Belanda.

“Adanya pahlawan perempuan asal Maluku yang menentang Belanda dan akhirnya disiksa, mungkin juga diperkosa dan akhirnya dibuang ke laut Banda ini merupakan sikap patriotik. Saya bangga pada perempuan-perempuan Maluku yang mempunyai kekuatan seperti ini,” kata Presidium Kaukus Perempuan Parlamen RI, Kanjeng Ratu Hemas mengajak, di Ambon, Rabu (24/8/2016), dilansir Antara.

Setiap tanggal 2 Januari diperingati sebagai hari perjuangan Martha Christina maka bagi seluruh perempuan Maluku tetap terus harus mengingat dan ikut mengenang serta merasakan perjuangan pada saat itu yang dilakukan, sehingga kekerasan terhadap perempuan bisa kita dapatkan pelajaran terbesar bagaimana kekuatan perempuan pada saat mereka harus melawan.

Pernyataan Kanjeng Ratu Hemas disampaikan saat melantik Ayu Hindun Hasanussi sebagai ketua bersama pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Provinsi Maluku dan kabupaten/kota.

Wakil Ketua DPRD Maluku, Elviana Pattiasina mengatakan,kehadiran 12 legislator perempuan dari 45 anggota DPRD provinsi dan legislator perempuan dari kabupaten/kota menandai adanya perjuangan terhadap kesetaraan gender, pemenuhan hak perempuan serta perlindungan terhadap tindak kekerasan dan perlakuan semena-mena.

“Kehadiran legislator perempuan ini juga merupakan tanda lahirnya Christina Martha Tiahau yang baru yang selalu siap bukan saja memperjuangkan hak perempuan, tetapi selalu setia dalam memperjuangkan kesejahteraan serta kemakmuran rakyat di negeri raja-raja ini,” kata Elviana.

Peran kaukus perempuan di daerah ini yang baru dilantik dalam tugas dan tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat ke depan harus mampu dan berani menunjukkan jati dirinya dan karya nyata dalam mendorong serta mengoptimalkan tugas dan fungsi DPRD provinsi, kabupaten/kota secara kelembagaan.

Organisasi ini juga harus responsif terhadap berbagai isu-isu pembangunan di daerah dan berperan aktif dalam memberikan pokok-pokok pikiran yang strategis terhadap program pembangunan yang terencana dan berkelanjutan serta mendorong kesetaraan pembangunan berbasis gender. (ald/ant)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s