Ratusan Rumah Tak Layak Huni di Ambon Akan Direhabilitasi


Ambon- Ratusan rumah tidak layak huni di Kota Ambon, ibu kota Maluku, akan direhabilitasi pemerintah melalui program Pembenahan 15 Kawasan Kumuh.

Kawasan yang menjadi prioritas rehabilitasi tahun 2016 yakni Negeri Batu Merah 200 unit rumah, Kelurahan Amantelu 50 unit, Kelurahan Rijali 50, Desa Urimessing 30 dan Kelurahan Hunipopu 100 unit.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, Kepala Bidang Tata Bangunan dan Kawasan Perkotaan Dinas Tata Kota Ambon Roy Mongie, Kamis menyatakan, pihaknya segera menindaklanjuti program tersebut setelah data verifikasi dari Pemerintah Provinsi Maluku diterima.

“Kami telah mengusulkan kepada Pemprov Maluku untuk melakukan verifikasi dan berapa jumlah rumah yang akan disetujui, maka akan ditindaklanjuti denganmelakukan pembangunan rumah di kawasan kumuh secara bertahap,” katanya.

Menurut dia, besaran anggaran perbaikan rumah tidak layak huni tersebut dibagi atas tiga bagian yakni rumah yang rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan.

“Untuk rumah rusak berat satu rumah disiapkan anggaran sebesar Rp15 juta, rumah rusak sedang Rp10 juta dan rusak ringan Rp7,5 juta menggunakan anggaran dari Kementerian Pekeraan Umum dan Perumahan Rakyat,” ujarnya.

Roy menjelaskan, rehabilitasi rumah kumuh merupakan program strategis pemerintah pusat melalui Ditjen Cipta Karya yang ditargetkan tercapai pada 2019.

Tahun 2019 sejumlah program ditargetkan mencapai 100-0-100, yakni 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen akses terhadap sanitasi sehat.

“Saat ini di Ambon program tersebut telah berjalan, sejumlah desa kelurahan yang menjalankan program seperti Pengembangan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yakni di Kelurahan Wainitu dan Waihaong oleh PNPM Mandiri Perkotaan,”katanya.

Ia menambahkan, tahun 2016 pihaknya akan melakukan perbaikan sejumlah rumah yang dinilai tidak layak huni untuk diperbaiki, tetapi hanya beberapa desa kelurahan.

Diharapkan tahun 2017 desa kelurahan yang belum mendapat giliran dilakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni dapat dilaksanakan.

“Kami sangat berharap agar program ini segera telaksana sehingga di tahun 2019 mendatang, seluruh Indonesia termasuk Kota Ambon tidak ada lagi kawasan kumuh,” kata Roy. (ant)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s